Penggunaan Stadion GLBA Tergantung KONI

Budi Ernanto
28/1/2016 21:19
Penggunaan Stadion GLBA Tergantung KONI
(MI/RAMDANI)

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyatakan yang memutuskan bisa atau tidaknya Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), Bandung, Jawa Barat (Jabar) dipakai adalah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Stadion tersebut kini butuh perbaikan setelah kepolisian menjadikannya alat bukti dalam kasus dugaan korupsi.

Pria yang akrab disapa Kang Emil, itu Kamis (28/1) mendampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menemui penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Kedua pejabat itu mengaku telah berkoordinasi dengan penyidik seputar rencana perbaikan Stadion GBLA yang rencananya akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan Pekan Olah Raga 2016.

"Dari Bareskrim sudah selesai mencari alat bukti di stadion itu. Jadi bisa segera kami perbaiki. Dana untuk perbaikan dan kontraktornya sudah ada,” terang Kang Emil yang juga mengatakan bahwa perbaikan harus dilakukan mengingat biaya pembangunannya sangat mahal dan sangat sayang jika tidak dipakai. Diperkirakan perbaikan butuh waktu tiga bulan.

Selain itu, banyak juga pertanyaan dari masyarakat Bandung mengenai nasib stadion yang pembangunannya memakan anggaran sebesar Rp545,53 miliar. “Saya belum bisa jawab, saya bilang tunggu putusan hari ini (kemarin). Alhamdulillah, hasil hari ini jadi berita baik," tuturnya.

Sementara itu Aher mengatakan setelah mendapat kepastian untuk bisa memperbaiki Stadion GLBA, pekan depan Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung, serta Kejaksaan Agung akan ke lapangan untuk melihat titik nol perbaikan untuk memutuskan apa saja yang harus diperbaiki.

Aher menambahkan, untuk kasus penyidikan kasus dugaan korupsi anggaran pembangunan stadion itu, pihaknya juga tetap menghormati proses hukum yang dilakukan para penyidik. “Proses hukum adalah wewenang penyidik,” tandas Aher. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya