Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Novak Djokovic melangkah ke final tunggal putra grand slam Australia Terbuka 2016. Menghadapi petenis Swiss Roger Federer di Rod Laver Arena dalam semifinal Kamis (28/1), Djokovic menang 6-1, 6-2, 3-6, 6-3. Itu akan menjadi final keenam Djokovic di Australia Terbuka.
Kemenangan atas Federer membuka peluang Djokovic untuk merebut gelar grand slam yang keenam atau yang keempat di Australia Terbuka. Sedangkan bagi Federer kekalahan di semifinal tersebut membuat dirinya harus menunggu untuk meraih gelar ke-18 di ajang grand slam.
Kemenangan kali ini membuat Djokovic unggul 1 kemenangan atas Federer. Dalam 45 laga melawan Federer, Djokovic meraih 23 kemenangan.
Menghadapi Federer, Djokovic yang merupakan unggulan utama tampil mendominasi, terutama di dua set awal. Dengan pukulan keras dan akurat, Djokovic membuat Federer tidak bisa berbuat banyak untuk meraih kemenangan 6-1, 6-2.
Di set ketiga, Federer tampil lebih baik dan menang 6-3. Namun di set keempat, Djokovic kembali menemukan irama permainan dan tanpa kesulitan menutup set itu dengan 6-4 sekaligus memastikan tiket ke final dalam genggaman.
"Saya bermain luar bisa di dua set pertama. Saya harus melakukan itu karena Federer akan tampil agresif," jelas Djokovic.
Di final, petenis Serbia tersebut akan menghadapi pemenang semifinal lainnya antara Milos Raonic (Kanada) melawan Andy Murray (Inggris). Jika bertemu Murray, peluang Djokovic untuk menang sangat besar. Dalam tiga pertemuan terakhir dengan Murray, termasuk final Australia Terbuka 2015, Djokovic selalu meraih kemenangan. (BBC/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved