Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Hanya menjadi unggulan kelima tidak lantas membuat Maria Sharapova bisa dipandang sebelah mata di Australia Terbuka 2016. Di putaran pertama tunggal putri, petenis Rusia itu tampil mengesankan untuk lolos ke putaran selanjutnya.
Menghadapi petenis Jepang Nao Hibino di Margaret Court Arena, Senin (18/1), Sharapova menang 6-1, 6-3 dalam waktu 73 menit. Kemenangan dan penampilan saat menanundukkan Hibino merupakan sinyal ancaman yang dikirim Sharapova untuk para pesaingnya tahun ini.
"Saya absen dalam beberapa pekan terakhir. Karena itu sangat senang bisa mengawali musim kompetisi tahun ini di Australia Terbuka. Saya senang dengan penampilan saya di penampilan perdana," tegas petenis berusia 28 tahun tersebut.
Menghadapi Hibino, Sharapova, yang pernah menjadi kampiun Australia Terbuka pada 2008, memang tampil trengginas. Petenis peraih 5 gelar grand slam tersebut, tampil fokus dan mampu mengontrol pertandingan. Dengan pukulan-pukulan akurat, Sharapova membuat Hibino tidak berkutik sepanjang laga.
Selanjutnya, Sharapova akan ditantang petenis Belarusia, Aliaksandra Sasnovich. Jika tidak ada hasil kejutan, Sharapova akan bertemu unggulan utama Serena Williams di perempat final.
"Saya merasa dalam kondisi sangat baik dan itu hal yang sangat positif. Senang dengan hasil hari ini dan siap untuk menghadapi laga selanjutnya," ungkap Shaparova. (AFP/OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved