Gol Rooney Menjadi Penentu

Asni Harismi
18/1/2016 02:00
Gol Rooney Menjadi Penentu
Striker Manchester United (MU) Wayne Rooney (kiri) mengekspresikan kegembiraan bersama Morgan Schneiderlin seusai mencetak gol ke gawang Liverpool dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, kemarin.(AFP/PAUL ELLIS)

WAYNE Rooney menjadi pembeda. Kapten Manchester United menjadi pencetak gol tunggal kemenangan saat menaklukkan the Reds Liverpool di Anfield, tadi malam.

Gol kemenangan dilesakkan bomber Timnas Inggris itu di menit ke-78. Tendangan voli keras Rooney, memanfaatkan tandukan Marouane Fellaini yang membentur mistar gawang, gagal dibendung Simon Mignolet.

Tuan rumah Liverpool lebih dominan sejak menit awal pada laga yang disaksikan 43.865 pasang mata.
Di menit ke-10, kiper Setan Merah David de Gea sudah harus berjibaku mementahkan tendangan Adam Llalana dari luar kotak penalti.

Setelah itu, the Reds punya kesempatan membuka keunggulan di pertengahan babak pertama. Namun, sepakan James Milner dan Jordan Henderson gagal mengarah ke gawang.

Di babak kedua, Liverpool yang ditukangi Juergen Klopp masih tampil lebih agresif. Namun, gol kemenangan justru dilesakkan Rooney, yang berawal dari sebuah sepak pojok.

Marah besar

Pelatih Everton Roberto Martino tak mampu membendung amarahnya setelah timnya pulang dari Stamford Bridge hanya dengan satu angka.

Ia melabeli wasit Mike Jones sebagai biang kerok karena 'membantu' Chelsea menyamakan skor 3-3 di penghujung laga.

The Toffees sudah unggul 3-2 ketika John Terry akhirnya mencetak gol di menit 98 meski wasit keempat hanya memberi tambahan waktu tujuh menit. Apalagi, pemain senior the Blues itu jelas berdiri di posisi offside meski melesakkan bola indah dengan tumitnya.

"Bahkan penggemar Chelsea akan mengatakan bahwa itu offside. Saya sangat marah, kami imbang karena keputusan sangat buruk ketika laga bahkan seharusnya sudah selesai," tuntut Martino.

Gol Terry itu membatalkan kemenangan perdana Everton di Bridge dalam 21 tahun yang sudah di depan mata.

Mantan rekan Frank Lampard itu pula yang mencetak gol perdana di laga tersebut meski dihitung sebagai gol bunuh diri saat paruh kedua memasuki menit kelima.

Kevin Mirallas menggandakan kedudukan enam menit berselang sebelum Diego Costa (64') dan Cesc Fabregas (66') menyamakan skor. Ramiro Funes Mori kembali membawa tim tamu unggul di injury time yang dirayakan lama sehingga memicu Jones menambah satu menit lagi.

Bahkan pelatih Chelsea Guus Hiddink tidak membantah pemainnya itu berada dalam posisi offside sebelum mencetak gol indah. Namun sebaliknya, Terry justru tak peduli dengan kontroversi karena itu merupakan gol perdananya musim ini.

"Saya tidak peduli karena gol itu ialah yang pertama bagi saya musim ini dan kami belum terkalahkan sejak kedatangan Guus Hiddink," tandasnya.

Di puncak tabel, Manchester City menempel ketat Arsenal dan Leicester City lewat kemenangan 4-0 atas Crystal Palace. Sebaliknya, the Foxes hanya imbang 1-1 dengan Aston Villa sehingga keduanya kini hanya terpisah satu angka.

(AFP/Ash/R-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya