Gubernur Apresiasi Kinerja BJB

(BY/DW/N-2)
06/4/2017 02:30
Gubernur Apresiasi Kinerja BJB
(ANTARA FOTO/Agus Bebeng)

DARI hasil operasional selama 2016, BJB (Bank Jabar Banten) bisa membagikan dividen Rp862,8 miliar. Kinerja bank milik pemerintah daerah se-Jawa Barat itu mendapat apresiasi dari Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. "Kinerja BJB pada 2016 sangat baik sehingga mampu membagikan dividen besar. Dari total laba bersih perusahaan, 55% di antaranya dibagikan kepada pemegang saham, dan sisanya ditahan untuk menambah permodalan dan pengembangan perusahaan," paparnya, di Bandung, kemarin.
Dari total dividen, Pemprov Jabar mendapat Rp340 miliar.

"Saya sangat yakin, BJB menjadi bank daerah terbaik di Indonesia," tegas Aher. Direktur Utama BJB Ahmad Irfan mengatakan total dividen yang dibagikan ini setara 55% dari laba bersih 2016, yaitu Rp1,56 triliun. Selama 2016, laba bersih BJB naik 14,4% dengan rasio kredit bermasalah turun menjadi 1,69% dari tahun sebelumnya 2,91%. Dari Palembang dilaporkan, Bank Sumsel-Babel menjadi bank pembangunan daerah pertama yang memberikan layanan e-money melalui BSB Cash. Rabu (5/4), program itu diluncurkan.

"Layanan itu membuat Bank Sumsel-Babel bisa memberikan layanan keuangan hingga ke pelosok," kata Ketua Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad. E-money, lanjutnya, memanfaatkan teknologi untuk memberikan layanan keuangan hingga daerah terpencil. Pemerintah pun menggulirkan layanan Laku Pandai yang memanfaatkan teknologi dan jaringan telekomunikasi. "Kementerian Sosial juga sudah memanfaatkan teknologi untuk program e-Warong." Muliaman berharap Bank Sumsel-Babel terus mengawal program nontunai ini. "Dari 18 BPD, baru 1-2 BPD yang siap dan Bank Sumsel-Babel jadi yang pertama."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya