Infrastruktur Danau Toba Butuh Rp21 Triliun

(TS/JH/JS/MC/PO/YK/N-2)
06/4/2017 02:15
Infrastruktur Danau Toba Butuh Rp21 Triliun
(MI/ Tosiani)

BADAN Otorita Danau Toba menganggarkan dana Rp21 triliun untuk pengembangan kawasan wisata Danau Toba di Sumatra Utara, tahun ini. Sebagian dana digunakan untuk membangun landasan pacu bandara bertaraf internasional, Bandara Sibisa, Kabupaten Toba Samosir, dan Silangit, di Tapanuli Utara. "Badan Otorita terus berkoordinasi dengan tujuh pemerintah kabupaten di sekitar Danau Toba untuk mengetahui kebutuhan yang harus dibangun dan anggaran yang bisa digunakan dengan terkait dengan pengembangan wisata di daerah ini," papar Wakil Bupati Simalungun, Amran Sinaga, kepada wartawan dari Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (5/4).

Simalungun, lanjut Amran, telah mengusulkan pembangunan jalan lingkar sepanjang 60 kilometer di Danau Toba. Pemerintah pusat juga sudah merencanakan pembangunan Tol Kualanamu-Tebing Tinggi dan jalan akses Tebing Tinggi-Parapat. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun, Pahala RB Sinaga, menambahkan kunjungan wisata ke Danau Toba rerata mencapai 300 ribu per tahun sejak 2011. "Di luar infrastruktur, kami punya anggaran Rp5 miliar untuk pengembangan wisata." Dari Tapanuli Utara, Bupati Nikson Nababan berjanji menambah home stay di Kecamatan Muara sebagai upaya mengembangkan wisata Danau Toba.

"Kami juga terus meningkatkan fasilitas kamar mandi umum yang masih jadi masalah." Di Klaten, Jawa Tengah, kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa Sengkuyung akan membeton jalan sepanjang 1,3 km. "Sebanyak 10 rumah dan 1 masjid akan dipugar serta 8 jamban diperbaiki," kata Sekda Jawa Tengah Sawaldi saat membuka kegiatan di Desa Mlese, Gantiwarno. Kabar baik datang dari Papua.

Dari target pembangunan rumah layak huni bagi orang asli Papua sebanyak 13 ribu unit, pemerintah sudah membangun 14.077 rumah. Program itu sudah digulirkan sejak 2013 hingga 2017. "Jumlah rumah tidak layak huni yang direhabilitasi sudah melebihi target. Tahun ini, kami membangun 1.077 rumah," papar Sekda Papua Hery Dosinaen. Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, 1.216 desa belum terlistriki. "Sampai April, elektrifikasi di NTT baru 63,3%. Tahun depan, kami targetkan 576 desa sudah teraliri listrik," kata Manajer Umum PLN NTT, Richard Safkaur.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya