Sengketa Lahan 70 Rumah Digusur

(PS/DY/N-3)
04/4/2017 03:13
Sengketa Lahan 70 Rumah Digusur
(ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

RATUSAN demonstran yang tergabung dalam organisasi Serikat Petani Indonesia (SPI) Sumatra Utara (Sumut), menggelar aksi di depan Kanwil Badan Pertanahan Nasional Sumut, Kota Medan, Senin (3/4). Mereka meminta kejelasan dari pihak BPN Sumut terkait dengan penghancuran rumah milik petani di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, 27 Maret lalu. "Kami mengecam tindakan PT LNK yang melakukan penggusuran. Mereka sudah melanggar instruksi presiden untuk melaksanakan percepatan reformasi agraria," ujar Zubaidah selaku ketua BPW SPI Sumut, Senin (3/4).

Menurutnya, ada 70 rumah milik warga di Desa Mekar Jaya yang digusur PT LNK. "Sekarang kehidupan mereka tidak tentu," kata Zubaidah. Masih terkait dengan sengketa lahan, iklim investasi sektor perkebun-an di Kalimantan Selatan terganggu akibat kasus tumpang-tindih lahan. Plt Kepala Dinas Perkebunan Kalsel, Ikhlas Indar, mengatakan tumpang-tindih lahan dan konflik antara masyarakat dengan perusahaan dan sesama korporasi marak di Kalsel.

"Beberapa kasus yang terjadi membuat perusahaan tidak bisa beroperasi," terang Ikhlas. Salah satu kasus tum-pang-tindih lahan yang sedang menjadi pusat perhatian ialah kasus lahan antara PT Inhutani II dan PT Bersama Sejahtera Sakti (BSS) di Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru. Kasus tersebut berujung pada penyegelan lokasi perkebunan. Peralatan milik PT BSS pun disita Ditreskrimsus Polda Kalsel.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya