Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah Dua Kecamatan di Bandung Barat

Depi Gunawan
03/4/2017 18:48
Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah Dua Kecamatan di Bandung Barat
(ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra)

RATUSAN rumah di dua kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, yakni Kecamatan Padalarang dan Batujajar, rusak karena diterjang puting beliung pada Minggu (2/4) sore.

Dari pantauan di lapangan, kerusakan terparah terjadi di Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, di mana rumah-rumah di empat RW mengalami kerusakan. Selain di Desa Cimerang, di Padalarang puting beliung merusak satu rumah di Desa Laksana Mekar akibat tertimpa pohon roboh.

Berdasarkan informasi masyarakat, puting beliung diawali dengan turunnya hujan deras yang terjadi sejak Minggu sekitar jam 14.00, yang disertai dengan hujan es. Angin kencang seketika langsung menerbangkan genting dan menumbangkan beberapa pohon besar.

"Berdasarkan data yang kami kumpulkan, rumah-rumah yang rusak berada di wilayah RW 8, RW 9, RW 10, RW 11, dan RW 15 Desa Cimerang, totalnya mencapai 256 rumah mengalami rusak ringan. Selebihnya, ada 2 rumah rusak berat dan 11 rumah rusak sedang," terang Komandan Koramil 0923/Padalarang Mayor Roqich Hariadi, Senin (3/4).

Selain di Padalarang, lanjut dia, pihaknya juga mendapat laporan bahwa beberapa rumah di Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, juga mengalami kerusakan akibat puting beliung. Dari pendataan sementara, kerusakan rumah di Batujajar itu terjadi di tiga RW di Kampung Seketando dan satu RW di Kampung Sekebangbara, Desa Cangkorah.

"Untuk sementara, jumlah yang terdata ada 78 rumah yang rusak di Kecamatan Batujajar. Delapan rumah rusak berat, sisanya rusak sedang dan ringan. Untuk korban jiwa nihil," tuturnya.

Sementara itu, Pemkab Bandung Barat akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak karena terjangan puting beliung di Kecamatan Padalarang dan Batujajar. Namun, bantuan itu turun setelah ratusan rumah yang rusak divalidasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat.

"Bantuan bagi para korban bencana menggunakan dana on call atau dan dana cadangan darurat bencana, tapi nanti dikucurkan setelah divalidasi, apakah rumah itu dikategorikan rusak ringan, sedang atau berat," ungkap Bupati Bandung Barat, Abubakar, seusai meninjau rumah yang rusak di Desa Laksanamekar.

Meski ratusan rumah yang mengalami kerusakan masih dalam pendataan, data terakhir yang diperoleh, rumah yang mengalami kerusakan paling parah dialami satu keluarga di Desa Cangkorah.

Sekretaris BPBD Bandung Barat, Hari Mustika, menambahkan, sejauh ini pihaknya masih berpatokan pada data yang dihimpun anggota Koramil Padalarang dan Batujajar terkait dengan jumlah rumah yang rusak, sebab pihaknya bersama anggota Koramil langsung mendata di lapangan.

"Koramil juga punya tim reaksi cepat penanggulangan bencana, malah jaringannya lebih kuat jadi bisa akurat," kata Hari. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya