Longsor Bukit Seribu Ancam Warga Klaten

Djoko Sardjono
01/4/2017 17:42
Longsor Bukit Seribu Ancam Warga Klaten
(ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

LONGSOR Bukit Seribu, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menghantui ratusan warga Klaten, Jawa Tengah, yang bermukim di kaki bukit tersebut.

Untuk antisipasi longsor, warga pada musim penghujan ini meningkatkan kewaspadaan tinggi. Salah satunya mengintensifkan kegiatan ronda malam. Ratusan warga Kabupaten Klaten yang dihantui longsor bukit tersebut, tersebar di Desa Burikan, Cawas, Desa Ngandong, Gantiwarno, dan Desa Pereng, Prambanan.

Kepala BPBD Klaten, Bambang Giyanto, Sabtu (1/14), meminta warga di kaki Bukit Seribu untuk waspada jika di wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Bukit Seribu terletak di perbatasan antara Kabupaten Klaten dan Gunungkidul, dengan tingkat kemiringan 40 derajat. Karena itu, jika hujan lebat rawan longsor.

Hal itu dibenarkan Kepala Desa Pereng, Handoko Respati, bahwa bukit di Gunungkidul yang membentang dari barat ke timur itu berpotensi longsor di musim penghujan. "Karena itu, untuk pengurangan risiko bencana, warga meningkatkan kesiapsiagaan antara lain dengan melakukan ronda malam," ujarnya kepada pers.

Selain itu, longsor Bukit Seribu juga mengancam 50 keluarga di Desa Burikan, Kecamatan Cawas, dan 20 keluarga di Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno.

Warga Desa Burikan, kata Joko Surono, perangkat desa, jika di puncak bukit diguyur hujan lebat warga beramai-ramai mengungsi untuk keamanan dan keselamatan. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya