Saatnya Aceh Punya Jalan Tol

Ferdian
25/3/2017 00:30
Saatnya Aceh Punya Jalan Tol
(ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

PEMBANGUNAN konstruksi jalan Tol Trans-Sumatra ruas Aceh-Sumatra Utara hingga kini masih menunggu rampungnya detail engineering design (DED). Gubernur Aceh Zaini Abdullah kepada Media Indonesia, Senin (6/3) menjelaskan bahwa pembangunan jalan Tol Sumatra sesuai perintah Presiden, dibangun dari dua sisi sekaligus. Mulai ujung selatan di Bakauheni dan ujung utara di Aceh.

"Saya optimistis pembangunan jalan Tol Sumatra di Aceh bisa segera direalisasikan. Bahkan, pemerintah pusat siap mengalokasikan anggaran untuk membiayai pembangunan fisik dan pembayaran pembebasan tanah masyarakat yang akan dilalui jalur Tol Aceh-Sumatra Utara sepanjang 460 kilometer dan lebar 30 meter," ujar Zaini Abdullah.

Ia menyatakan, Pemprov Aceh sudah melakukan koordinasi dan membuat kontrak dengan kabupaten/kota untuk tindakan lanjutan. Sebab, lanjut Zaini, pembebasan lahan di kabupaten/kota menjadi tanggung jawab bupati atau wali kota. "Sedangkan dana pembangunan akan dibiayai oleh pemerintah pusat," tambahnya. Zaini Abdullah pun sudah menerbitkan SK Nomor 660/569/2016 tentang kelayakan lingkungan hidup untuk rencana pembangunan jalan bebas hambatan dan jalan tol Provinsi Aceh.

SK tersebut diterbitkan 13 Juli 2016 dan ditandatangani langsung Zaini Abdullah. "Kami akan pacu percepatan untuk mengejar ketertinggalan karena kebutuhan yang semakin meningkat. Pemerintah Aceh juga harus lari cepat. Saya akan segera mengecek lagi perkembangannya karena ditinggal cuti pilkada selama 3,5 bulan. Saya juga telah menerima arahan dari Presiden untuk memulai pembangunan jalan tol di Aceh," ujar Zaini.

Saat ini Pemprov Aceh sedang mengusahakan pembebasan lahan ruas Banda Aceh-Sigli sepanjang 70 kilometer. Diakuinya, masalah pembebasan lahan menjadi isu yang mencuat di kalangan masyarakat. "Jika kita tidak menyelesaikannya hanya karena terkendala pembebasan lahan, maka rugi betul. Jadi, kesempatan ini harus diambil. Apalagi, waktu itu terdengar Aceh belum visible untuk dibuatkan jalan tol," ungkap Zaini.

Namun, Pemprov Aceh terus berjuang agar pembangunan jalan tol di Aceh tetap terlaksana. Akhirnya pemerintah pusat pun mengabulkan keinginan masyarakat Aceh, agar dibangun jalan tol.

Dua jalur
Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Aceh, Rizal Aswandi, menjelaskan pembangunan jalan tol Aceh terdiri dari empat segmen, yakni segmen Binjai (Sumatra Utara)-Langsa, Langsa-Lhokseumawe, Lhokseumawe-Sigli, dan segmen Sigli-Banda Aceh. Untuk tahap awal, pembangunan dilakukan dari Banda Aceh-Sigli, baru dilanjutkan perbatasan Aceh-Sumut-Langsa.

Adapun penyediaan lahan untuk proyek jalan Tol Aceh-Sumut akan dilakukan empat tahap, yakni tahap I Sigli-Banda Aceh 75 km, tahap II Lhokseumawe-Sigli 175 km, tahap III Langsa-Lhokseumawe 135 km, dan tahap IV Langsa-Binjai, Sumatra Utara 110 km. Dia menambahkan, Pemprov Aceh saat ini sedang mengejar target membeaskan lahan sepanjang 20 km hingga 50 km.

"Kalau sudah tersedia 20 km, maka akan dilakukan groundbreaking di kawasan tersebut langsung oleh Presiden Jokowi," sebutnya. Untuk itu, ia meminta dukungan masyarakat, dengan memudahkan membebaskan lahan. (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya