Demokrat Usung Risma di Jatim

Rudy Polycarpus rudy@mediaindonesia.com
15/3/2017 05:30
Demokrat Usung Risma di Jatim
(MI/MOHAMAD IRFAN)

PEMILIHAN gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada 2018 mendatang memanas, seiring dengan munculnya nama-nama yang diusung sejumlah partai politik. Yang menarik, Partai Demokrat justru memilih Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang notabene kader PDIP sebagai salah satu calon, selain Wagub Jatim Saifullah Yusuf, Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. “Hasil finalnya nanti September kita survei siapa yang paling unggul,” ujar Soekarwo, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/3).

Selain Demokrat, Khofifah Indar Parawansa juga mendapat sinyal kuat akan diusung DPD Partai Gerindra Jawa Timur pada Pemilihan Gubernur Jatim 2018. “Kami sudah menjalin komunikasi dengan Bu Khofifah. Bahkan Senin (13/3) kemarin, pengurus DPD Gerindra Jatim sowan sekaligus membesuk KH Hasyim Muzadi yang sedang sakit. Nah, itu kan menjadi isyarat ke mana arah politik kami saat pilgub Jatim nanti,” kata Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim, Hadinuddin. Sementara itu, Ganjar Pranowo yang namanya banyak disebut dalam Pilgub Jateng 2018, mengaku belum memikirkan pencalonan dirinya. “Maju atau tidak, saya hanya menunggu perintah partai saja,” ucap Ganjar, Selasa (14/3).

Selama ini, tuturnya, Jateng menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian serius. Mekanisme di DPP PDIP pun cukup rumit karena maju ataupun tidaknya seorang calon diputuskan langsung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Nama lain yang muncul ialah Hendrar Prihadi, Wali Kota Semarang saat ini. Ia menolak mengomentari kemunculan namanya dalam bursa pilgub Jateng dan memilih konsentrasi membangun Kota Semarang. Hal senada juga diungkapkan mantan Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo. Sejak turun dari kursi ­orang nomor satu di Batang hingga saat ini, ia fokus membangun kembali bisnisnya. “Saya sedang berasyik-asyik memulai lagi usaha dan hidup sebagai warga biasa.” Tiga nama lain yang mencuat sebagai bakal calon Gubernur Jateng ialah Ketua DPD Partai Gerindra Jateng Abdul Wachid, Bupati Kudus Mustofa, dan Bupati Pemalang Junaidi.

Nyatakan dukungan
Berbeda dengan di Jawa Tengah, sejumlah partai politik di Bali dan Lampung telah mengumumkan sejumlah nama yang akan diusung. Partai NasDem telah menyatakan dukungan kepada Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Darma Wijaya Mantra untuk maju dalam pilgub Bali. Adapun Ketua DPD Golkar Bali, I Ketut Sudikerta, misalnya, mengaku bahwa Partai Golkar Bali akan mengusung dirinya untuk maju dalam pilgub 2018. Saat ini Golkar sedang melakukan survei untuk mencari calon wakil gubernur yang akan mendampinginya.

Dari Lampung, PKS memunculkan empat nama kader untuk maju dalam pilgub 2018 berdasarkan pemilihan raya atau voting di tingkat internal. Empat nama muncul dalam voting itu, yakni Almuzammil Yusuf, Gufron Azis Fuadi, Ahmad Jazuli, dan Ade Ibnu Utami. Rakorwil yang tengah dilaksanakan akan memfinalkan satu nama yang rencananya diumumkan hari ini. “Sudah muncul satu nama,” ungkap Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim. Sebanyak 171 daerah akan menggelar pilkada di 2018. Di Povinsi Bangka Belitung, ada tiga daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak, yaitu Pangkalpinang, Bangka, dan Belitung. Di Jawa Tengah, KPU Banyumas menyatakan bakal mengalokasikan dana Rp28 miliar untuk pilkada 2018 mendatang. DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah terus memperkuat konsolidasi dengan seluruh kader untuk memenangi pilkada 2018 dan Pemilu 2019. (AS/OL/RS/RF/LD/TB/EP/RZ/MTVN/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya