Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TUJUH hari berlibur di Bali, rombongan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud sudah merogoh kocek lebih dari Rp200 miliar. Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bali Ketut Ardhana memperkirakan angka itu bisa tembus Rp250 miliar hingga hari kepulangan rombongan kerajaan pada Minggu (12/3) mendatang. “Hingga saat ini, total transaksi sudah mencapai Rp195 miliar lebih. Jumlah ini baru dihitung dari hotel, kendaraan, biasa sewa masuk, dan sebagainya. Belum termasuk biaya lain-lainnya,” ucapnya, jumat (10/3).
Kalkulasi itu baru sebagian, belum termasuk belanja di berbagai mal, pasar oleh-oleh, makan di berbagai restoran, spa, pijat, tempat hiburan malam, dan sebagainya. Untuk akomodasi, Raja Salman tercatat menginap di hotel termewah di Bali, yaitu St Regis Hotel & Resort, Nusa Dua. Tarif kamar paling mahal Rp73 juta per malam. Selain St Regis, masih ada beberapa hotel mewah lain yang dipesan untuk rombongan Kerajaan Arab Saudi yang berjumlah lebih dari 1.000 orang itu.
Untuk transportasi, mereka menyewa 360 bus dan mobil mewah seperti Mercy, Alphard, Land Cruiser.
Berdasarkan laporan dari anggota Asita Bali, rombongan raja itu sudah mengunjungi 10 destinasi wisata. Namun, sebagian besar pelancong kerajaan merupakan anggota rombongan biasa, sekelas pegawai kerajaan. “Tapi, para pejabatnya, apalagi pangeran, sangat jarang keluar. Untuk kelas pangeran baru ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pandawa, dan Uluwatu,” beber Ardhana.
Sekalipun yang sering bepergian itu hanya rombongan biasa, pihak kepolisian tetap memberlakukan pengamanan maksimal, termasuk saat salat Jumat, Jumat (10/3). Raja Salman sholat Jumat di hotel tempatnya menginap. Sedangkan, rombongan lain melakukan shalat Jumat di Masjid Agung Ibnu Baitutah. Masjid Ibnu Batutah dipilih setelah survei tim kerajaan, pada bulan lalu. Salah satu rombongan raja merasa heran karena masjid itu berdamping-an dengan gereja, vihara dan pura. “Saya tidak mengerti kenapa disandingkan. Tapi ini tempat yang bagus di Indonesia,” ujar Rohid Khan. Seusai salat, seorang wanita bernama Ana sengaja datang untuk memberikan tiga batik dan kaos kepada salah rombongan raja yang dibalas dengan segepok uang. (OL/N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved