Bulog Pasti Terima Gabah Petani

(YK/AU/JS/N-2)
09/3/2017 01:45
Bulog Pasti Terima Gabah Petani
(MI/ LILIEK DHARMAWAN)

MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menjamin Bulog akan menerima gabah dan beras hasil panen petani, berapa pun jumlahnya. Bulog sudah mendapat tugas dari pemerintah untuk membeli gabah petani dengan harga Rp3.700 per kilogram. "Mulai hari ini hingga 2 bulan ke depan, kami akan terus keliling memastikan gabah petani dibeli Bulog dengan harga Rp3.700. Bulog harus menerima berapa pun gabah yang dikirim petani dan ini sudah perintah Presiden," tandas Menteri di Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (8/3).

Amran mengaku sudah mendengar harga gabah di pasaran hasil panen kali ini. Bulog sudah meningkatkan serapan dari sekitar 2.000 ton per hari menjadi 14 ribu ton. Namun, ia mengingatkan, petani harus menjual gabah ke Bulog sesuai dengan standar kadar air yang sudah ditetapkan. "Kadar airnya minimal 25%." Pada kesempatan yang sama, Direktur Bulog Wahyu Supariono menambahkan untuk menjaga stok pangan nasional, pihaknya membutuhkan 4 juta ton gabah. Khusus di Jawa Timur, pihaknya menargetkan bisa menyerap 1 juta ton gabah. "Kami tidak pernah mempersulit petani untuk menyetorkan gabah ke Bulog. Namun, semua ada aturannya," tandasnya.

Dalam musim panen awal tahun ini, harga gabah di tingkat pengepul hanya Rp3.300 per kilogram. Alasannya, kadar air gabah petani tinggi karena terus diguyur hujan. Kabar segar bertiup dari Sleman, DI Yogyakarta. Hasil panen padi varietas ciherang dibeli Bulog dengan harga maksimal Rp3.700. "Varietas ini memiliki kualitas baik. Kami berani membeli dengan harga maksimal," ungkap Kepala Bulog DIY Miftahul Adha. Ia memastikan Bulog akan membeli semua gabah petani jika syarat kadar air dipenuhi. "Kami beli dengan harga maksimal."

Selama 2017 Kepala Gudang Bulog 308 Karangwuni, Totok Praptomi, menyatakan sudah membeli beras petani dengan harga Rp7.300 per kilogram. Pihaknya sudah mengikat kontrak pengadaan beras dengan mitra kerja untuk menyerap 1.300 ton beras per bulan. "Kami bekerja sesuai aturan. Standar beras yang diterima ialah kadar air maksimal 14%, butir patah 20%, dan menir 2%. Tentu saja, kami menolak beras yang tidak memenuhi standar baku tersebut," jelas Totok.

Ia menambahkan Bulog harus menjaga mutu beras yang akan dijadikan stok di gudang. Beras itu akan menjadi penyangga pangan di dalam negeri. Bulan ini Gudang 308 Karangwuni telah menampung 788 ton beras. Sesuai dengan Inpres No 5/2015, HPP beras Rp7.300 per kilogram. "Kami memiliki stok 1.248 ton beras," tandas Totok.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya