Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SUNGAI yang baik dan lestari akan mengangkat perekonomian warga. Prinsip itulah yang membuat Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menggulirkan penataan kawasan permukiman dan sungai sejak 2009. “Proyek penataan kawasan permukiman dengan konsep pembangunan berbasis sungai merupakan program prioritas pemerintah kota. Banjarmasin berjuluk ‘Kota Seribu Sungai’ sehingga sudah seharusnya pembangunan dilakukan dengan basis sungai,” papar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin, Gusti Ridwan, Selasa (7/3).
Penataan kawasan permukiman dan sungai ini juga sejalan dengan program pemerintah pusat untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur di daerah yang harus terintegrasi dengan konsep pengembangan wisata. Salah satu yang sudah digulirkan ialah proyek penataan Sungai Martapura. Sejak dimulai pada 2009 sampai sekarang, Pemko Banjarmasin sudah mengucurkan dana hingga Rp300 miliar lebih. Salah satu proyek itu ialah pembangunan siring (talut) Sungai Martapura sepanjang 7 kilometer. “Proyek penataan sungai ini memang memakan biaya cukup besar, tetapi manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat juga cukup besar,” tambah Kepala Bidang Sungai, Joko Pitoyo.
Sungai Martapura ialah jantung dan wajah Banjarmasin. Saat ini proyek penataan masih menyisakan pembangunan talut sepanjang 1 kilometer dengan kebutuhan dana Rp60 miliar. Proyek penataan Sungai Martapura ditargetkan tuntas pada 2019. Wali Kota Banjarmasin, Ibu Sina, mengakui Sungai Martapura sudah mengalami banyak perubahan. “Ia telah membuat Banjarmasin menjadi salah satu kota sungai terbaik di Indonesia.”
Fungsi sungai ini, lanjut dia, sudah kembali dan telah menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. “Pasar terapung, wisata susur sungai, dan bisnis transportasi sungai semarak lagi. Tepi Sungai Martapura juga telah menjadi kawasan wisata.” Di Bangka Belitung, ketimpangan kemajuan dunia wisata antara Pulau Bangka dan Pulau Belitung menjadi sorotan. Ketua Komisi III DPRD Bangka Belitung Aksan Visyawan menilai Pulau Bangka tertinggal dari Pulau Belitung, dari berbagai aspek di bidang kepariwisataan. “Tahun ini sudah saatnya membangkitkan pariwisata Pulau Bangka sehingga bisa sejajar dengan Pulau Belitung. Ke-senjangan antara dua pulau tidak boleh dibiarkan terjadi dalam waktu lama,” tegasnya. Ia yakin potensi di Pulau Bangka bisa diangkat dan disejajarkan dengan Belitung. (DY/RF/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved