26 Warga Bali Terima Kaki Palsu

(OL/N-4)
01/3/2017 03:30
26 Warga Bali Terima Kaki Palsu
(MI/ARNOLD)

SEBANYAK 26 warga Bali penyandang disabilitas menerima donasi kaki palsu dari Kick Andy Foundation dalam acara HUT Korem 163 Wira Satya Bali di Lapangan Korem Wirasatya Denpasar, Bali, Selasa (28/2). Pemakaian kaki palsu dilakukan secara simbolis oleh Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation, produsen kaki palsu asal Mojokerto Sugeng Siswoyudoyono, dan Komandan Korem 163 Wira Satya Kolone Infanteri I Nyoman Cantiasa.

Sumbangan kaki palsu itu ialah apresiasi dari Korem 163 Wirasatya kepada warga melalui kerja sama dengan Kick Andy Foundation. Dengan kaki ‘baru’, Cantiasa berharap mereka bisa lebih mandiri dalam melakukan aktivitas. “Setelah terjun ke masyarakat, ternyata ditemui ada kaum disabilitas yang oleh karena berbagai alasan baik kecelakaan, kesehatan, kakinya diamputasi. Mereka umumnya usianya masih produktif. Kami sebagai prajurit tidak tega melihat kondisi warga seperti itu,” tuturnya.

Harapan sama juga diutarakan Ali Sadikin, perwakilan Kick Andy Foundation. “Dengan kaki palsu minimal mereka dapat menolong dirinya sendiri, misalnya ke toilet sendiri, cuci pakaian sendiri, masak sendiri, dan seterusnya. Syukur kalau dengan kaki itu mereka bisa berbuat bagi orang lain,” ujarnya. Salah satu perwakilan penerima kaki palsu, Gede Putu Ambara pun mengaku gembira dan terharu. Sebelumnya, ia hanya menggunakan tongkat penyanggah untuk berjalan dan beraktivitas lainnya. Hal ini membuatnya tidak banyak beraktivitas karena keterbatasan fisik akibat kaki yang sudah diamputasi beberapa tahun lalu.

“Ini luar biasa. Saya bisa berjalan sendiri tanpa tongkat seperti sebelumnya. Saya merasa diri saya kuat lagi seperti biasa,” ujarnya. Hingga saat ini, Kick Andy Foundation sudah memberikan 4.000 kaki palsu kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Penyaluran kaki palsu terbanyak diberikan lewat institusi TNI. Untuk Korem Wirasatya Bali, selain memberikan kaki palsu, Kick Andy Foundation juga memberikan sekitar 200 bola kaki. Jumlah ini sudah tersebar dari 9 Kodim di Bali yang dimotori tiap-tiap Dandim. “Kita juga sudah memberikan sekitar 200 bola kepada seluruh kabupaten di Bali karena sepak bola sudah menjadi olahraga rakyat tanpa batas,” urainya. (OL/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya