Madura Jadi Sasaran Peredaran Sabu

(HS/MG/OL/N-2)
16/2/2017 23:30
Madura Jadi Sasaran Peredaran Sabu
(thinkstock)

KANTOR Bea dan Cukai Juanda, Surabaya, Jawa Timur, meringkus tiga kurir pembawa sabu, dengan barang bukti disita mencapai 3,2 kilogram. Sabu disembunyikan di gagang tas, di dalam tas dan di dalam pembalut perempuan. "Ketiganya akan membawa sabu ke Madura. Satu tersangka berasal dari Lampung dan dua tersangka dari Sampang," papar Kepala Kantor Bea dan Cukai Juanda, M Moeljono, Kamis (16/2).

Ketiga pelaku membawa sabu dari Malaysia. Mereka terbang dengan menggunakan maskapai Air Asia. Penangkapan juga dilakukan Polres Bangkalan terhadap dua remaja, Putut dan Wisnu, warga Denpasar, Bali. Keduanya membawa 1 kilogram sabu yang diambil dari seorang bandar di Bangkalan. "Mereka mengaku diutus seorang bandar dari Kecamatan Labang. Kakak beradik itu ditangkap saat hendak menuju Jembatan Suramadu, di wilayah Desa Petapan, Kokop," tutur Kapolres Bangkalan AKB Anisullah.

Kapolda Jatim Irjen Mahfudz Arifin menyatakan Bangkalan termasuk daerah merah dalam peredaran sabu. "Peredaran sabu di daerah ini termasuk dalam jaringan Bali." Di Bali, Polsek Denpasar Barat meringkus D Ruel C Mateo, 32, warga Filipina yang sedang berpesta narkoba bersama dua warga. Dalam pengembangan, polisi menangkap seorang pengedar. "Mereka bersama-sama mengisap sabu," kata Kapolsek Denpasar Barat Komisaris Wisnu Wardana.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya