Jaga Perdamaian,Warga Bongkar Tenda

(HT/N-2)
13/2/2017 01:29
Jaga Perdamaian,Warga Bongkar Tenda
(Antara Foto/R REKOTOMO)

SEJUMLAH kepala desa di ring I pabrik semen Rembang, Jawa Tengah, membantah terjadinya pembakaran tenda dan tempat ibadah. Warga sekitar pabrik hanya membongkar tenda yang digunakan warga lain yang menolak keberadaan pabrik semen.
Tidak ada tindakan anarkistis. Pembakaran tenda, musala, hanya isu yang dilontarkan pihak tertentu di media sosial," kata Kepala Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Rembang, Ahmad Ridwan, Minggu (12/2).

Peristiwa itu disulut aksi blokade jalan menuju pabrik semen oleh warga yang menolak. Beberapa kepala desa dan warga sudah meminta blokade dibuka karena karyawan pabrik semen yang berasal dari Desa Kadiwono, Kajar, Tegaldowo, dan Pasucen Timbrangan harus melakukan perawatan dan pengamanan. Namun, warga kontra menolaknya. Ratusan warga yang merupakan penduduk di ring satu pun membongkar tenda-tenda itu. "Pembongkaran bertujuan menjaga perdamaian dan menghindari tindakan anarkistis. Para kepala desa di depan petugas Polres Rembang dan Polda Jawa Tengah sepakat ke depan tidak boleh lagi ada izin pendirian tenda di sekitar pabrik semen," lanjut Ridwan.

Kepala Desa Tegaldowo, Suntono menambahkan yang dibakar ialah puing-puing sisa tenda milik para pendukung pabrik semen. "Bukan tenda penolak, bukan musala, dan bukan alat ibadah."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya