Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang yang meluap di kali Wai Ma di Lembata, Nusa Tenggara Timur, akibat tingginya curah hujan sepekan belakangan ini mengakibatkan seorang warga meninggal.
Katarina Wae, 74, warga Desa Duawutun, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Kamis (2/2) sekitar pukul 12.00 WIT terseret derasnya arus di kali Wai Ma. Menurut Saksi mata Lusia Bengan, siswa SLTP 1 Loang, korban yang sehari-harinya berprofesi petani itu terseret derasnya arus kali Wai Ma, usai membantu menyeberangkan dirinya ke sisi timur kali.
"Sekitar Pukul 12.00 Wita, saya bertemu dengan nenek Katharina, di persimpangan Desa Wuakerong, Kecamatan Nagawutung. Saya baru pulang dari sekolah SMPN 1 Loang Kemudian berjalan bersama-sama menuju Ke Kali Wai Ma. Untuk sampai ke desa saya, harus menyeberangi Kali Wai Ma," ujar Lusia.
Lusia menceritakan saat itu korban membantu menyeberangkan dirinya ke seberang kali untuk melanjutkan perjalanannya menuju Desa Bout. Setelah itu, korban kembali menyeberangi derasnya Kali Wai Ma. Namun malang tak dapat ditolak, Katarina seketika terseret dan terbawa arus kali.
Melihat korban terseret arus Kali, Lusia pun langsung berlari ke rumahnya di Desa Bour Kec. Nubatukan dan menyampaikan kejadian tersebut kepada kedua orang tuanya. Bersama beberpa warga desa setempat, orang tua Lusia menuju ke TKP dan langsung melakukan pencarian di sekitar areal Wai Ma.
Menurut Pihak Polsek Loang, Korban ditemukan tesangkut batang pohon dalam posisi telungkup. Korban kemudian dievakuasi oleh pihak Polsek dan Koramil dibantu warga setempat menuju ke rumah keluarganya di Desa Duawutun, Kecamatan Ngagawutung.
Kali Wai Ma, berada di antara Kecamatan Nubatukan dan Wulandoni dan merupakan satu-satunya jalan penghubung yang biasa digunakan pengguna kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.
Tingginya curah hujan dalam sepekan belakangan ini menambah volume air dan menghalangi arus lalulintas menuju Kecamatan Nagawutun maupun Kecamatan Wulandoni. Sejak dua tahun silam Dinas Pekerjaan Umum merencanakan pembangunan jembatan namun hingga kini belum terealisasi.(OL-4).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved