Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI belum pernah ada kasus penyakit antraks, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tetap mewaspadai kemungkinan berjangkitnya antraks di kalangan manusia ataupun hewan. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Ketut Suarjaya mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali untuk mengawasi masuknya hewan ke Bali terutama sapi dan kambing. “Walau di Bali belum pernah ditemukan antraks, kita tetap waspada dan melakukan antisipasi terjangkitnya virus itu,” ujar Suarjaya, Selasa (24/1).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bali IKG Nata Kesuma menambahkan Bali sudah memiliki perangkat peraturan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Tahun 2011, yang mengatur larangan masuknya hewan dan produk ikutannya dari daerah tertular ke Bali. Sejumlah daerah pun terus meningkatkan kewaspadaan pada penyebaran antraks. Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Jawa Barat, memperketat pengawasan dan pemeriksaan hewan ternak dari luar daerah.
“Sebelum masuk ke Kota Sukabumi, hewan ternak dari luar daerah sudah diperiksa di setiap check point. Akan tetapi, untuk memastikan, kita periksa lagi,” jelas Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Sunaryo. Menurutnya, di Kota Sukabumi tidak banyak peternak sapi sehingga pengawasan hewan ternak tidak terlalu repot. “Akan tetapi, untuk pemeriksaan dan pengawasan, kita lakukan secara berkala. Kita punya tim khusus,” jelasnya.
Tindakan serupa juga dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Purwakarta. Tim khusus telah diturunkan untuk bertugas memeriksa hewan ternak, khususnya sapi, yang masuk ke pasar hewan Ciwareng, Purwakarta. Pemeriksaan dilakukan untuk pencegahan terkait dengan hewan yang terinfeksi oleh penyakit antraks, menyusul ditemukannya kasus manusia terpapar antraks di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. “Hewan yang masuk ke wilayah Purwakarta harus menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh tim khusus yang sudah kami tempatkan di pasar hewan,” ujar Kepala Dinas Peternakan Purwakarta Sri Wuriasturati. Pemeriksaan kesehatan hewan meliputi bagian mulut, gigi, mata, dan telinga untuk memastikan tidak tertular oleh virus antraks. (OL/BB/RZ/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved