SEJUMLAH ternak kambing milik warga di Kabupaten Gunungkidul DI Yogyakarta mati mendadak dalam kurun waktu sepekan terakhir. Ternak kambing yang mati mendadak tersebut mengalami gejala kejang-kejang dan mulut mengeluarkan busa. Warga khawatir ternak mereka terkena virus antraks.
Salah satu pemilik ternak, Rio Aditya mengaku sebanyak 3 ekor kambing miliknya mati secara mendadak tanpa sebab yang jelas. Ketiga ekor kambing miliknya mati masing-masing hanya selang 2 hari.
Ketiga ekor kambing miliknya yang mati dua diantaranya masih berumur 2 minggu dan seekor kambing berumur 6 bulan. Rio mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab matinya hewan ternak tersebut.
Padahal sebelumnya ternaknya dalam keadaan sehat seperti kambing lain dalam satu kandang. "Kambing yang mati umumnya mengalami gejala kejang - kejang dan mulut mengeluarkan busa. Karena khawatir akan menular ketiga ekor kambing yang mati tersebut langsung saya kuburkan," ujarnya.
Meski belum diketahui dengan pasti penyebab kambing-kambing tersebut mati, warga setempat kini mengkhawatirkan ternak yang mati mendadak tersebut terserang virus antraks. Hingga kini belum ada penanganan dari dinas peternakan setempat.(OL-4)