Kulonprogo Terima Bantuan 17.600 Dosis Vaksin Antraks
Agus Utantoro
24/1/2017 08:41
(Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Jawa Tengah, pada tahun ini akan melaksanakan vaksinasi sekitar 6.000 hewan ternak. -- MI/Djoko Sardjono)
KEMENTERIAN Pertanian memberi bantuan 17.600 dosis untuk mengatasi antraks di Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sekda Kabupaten Kulonprogo, Astungkoro mengatakan vaksin tersebut telah tiba di Desa Purwosari dan selanjutnya digunakan untuk vaksinasi ternak. "Kami memperkirakan kebutuhan vaksin 17.500 dosis, tapi mendapat kiriman 17.600 dosis. Kami belum mengetahui, apakah vaksin tersebut masih kurang atau tidak," kata Astungkara.
Astungkoro meminta Dinas Pertanian dan Peternakan (DPP) melalukan investigasi masuknya virus antraks ke Girimulyo. Sejauh ini, di sana tidak pernah ditemukan kasus antraks.
"Kami minta tim menginvestigasi Ngatijo pemilik sapi yang terkena antraks. Sapi tersebut didapat dari mana. Ini perlu diinvestigasi supaya antraks tidak meluas," katanya.
Sedangkan Kepala DPP Kulonprogo Bambang Tri Budi mengatakan pihaknya belum melakukan vaksinasi terhadap hewan ternak yang berada di Desa Purwosari, khususnya Dusun Ngaglik, Penggung, Ngroto dan Wonosari.
Sejak 16 Januari, petugas masih melakukan penyuntikan obat anti-biotik kepada hewan ternak di wilayah ini. "Penyuntikan vaksin dilakukan setelah dua minggu dilakukan penyemprotan atau pengobatan anti-biotik," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kulonprogo Bambang Haryatno mengimbau kepada warga Desa Purwosari kalau demam, flu, atau gatal-gatal langsung ke puskesmas dan jangan dianggap enteng. Warga harus selalu waspada dengan kondisi kesehatan. "Kalau ke luar rumah menggunakan pelindung dan masker," katanya.(OL-4)