Ribuan Rumah Terendam

Abdus Syukur abdus@mediaindonesia.com
19/1/2017 04:40
Ribuan Rumah Terendam
(MI/ ABDUS SYUKUR)

HUJAN deras yang mengguyur sejumlah wilayah menyebabkan terjadinya kerusakan infrastruktur, banjir, dan longsor. Itu seperti Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, yang kembali direndam banjir. Warga di tiga kecamat­an, yakni Kecamatan Grati, Rejoso, dan Winongan, kembali harus berkubang dengan air. Padahal, sudah tiga hari ini warga di tiga wilayah itu bisa bernapas lega karena banjir sudah surut. Namun, Rabu (18/1), aliran air dari lereng Bromo kembali merendam ribuan rumah. Ada 5.000 keluarga yang rumahnya terendam banjir.

“Dalam dua minggu ini, air masuk ke rumah saya sudah enam kali. Terakhir sejak kemarin air kembali masuk dengan ketinggain 75 cm. Kalau di jalan, air sudah mencapai 1,5 meter,” kata Hadi Hidayat, warga Desa Kedawungkulon, Kecamatan Grati,Rabu (18/1) . Penyebab banjir ialah kawasan Gunung Bromo diguyur hujan lebat sejak Selasa (17/1) siang, mulai kaldera Bromo hingga timur laut. Akibatnya tiga kecamatan di sekitar Bromo terendam banjir.

Ketinggian air di sepanjang jalan yang menghubungkan antarkecamatan mencapai 90 cm sehingga aktivitas di sekitarnya lumpuh, termasuk SDN Kedawungkulon III yang terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar. Banjir juga melanda Pasar Arjosari. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana mengatakan pihaknya telah mengirimkan bantuan makanan dan obat-obatan untuk 5.000 keluarga korban banjir.

Di Banyumas, Jawa Tengah, hujan deras mengakibatkan tanah ambles dan longsor. Panjang tanah yang ambles mencapai 10 meter dengan kedalaman hingga 0,5 meter, sedangkan tanah yang longsor ialah perbukitan dengan ke­tinggan 3 meter dan panjang 10 meter. “Tanah yang ambles dan longsor tersebut terjadi setelah hujan deras di wilayah itu,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banyumas Prasetyo Budi Widodo.

Sementara itu, di Sukabumi, Jawa Barat, terjadi bencana tanah longsor di Kampung Cikaso RT 09/04, Desa/Kecamat­an Cibitung. Longsor menyebabkan akses jalan provinsi tertutup. Longsoran tanah dan batu hampir menutupi semua jalan. Namun, BPBD Sukabumi langsung membersihkan longsoran agar jalan bisa dilintasi kendaraan. Peristiwa longsor juga terjadi di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebuah batu besar berukuran 5x5x2,5 meter jatuh di atas tebing longsor dan menutupi jalan di Gayamharjo, Kecamat­an Prambanan. Akses jalan pun terputus.

Lelang dipercepat
Pada bagian lain, dengan banyaknya infrastruktur yang rusak akibat bencana longsor dan banjir, Dinas Perhubung­an Kota Sukabumi, Jawa Barat, akan melakukan lelang pengerjaan infrastruktur lebih awal. “Dengan kondisi cuaca seperti sekarang, dipandang perlu mempercepat lebih awal proses lelang sehingga pengerjaannya bisa cepat dilaksanakan,” terang Kabid Sarana dan Prasarana Jalan dan Jembatan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi Novian Restiadi. Sebaliknya, di Sulawesi Selatan, hingga kini pemprov setempat belum melakukan lelang pengadaan infrastruktur. “Belum ada lelang atau tender apa pun,” ujar Sekda Pemprov Sulsel Abdul Latif. (LD/AU/BB/LN/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya