Ormas di Sukabumi Sepakat tidak Terprovokasi

Antara
14/1/2017 15:04
Ormas di Sukabumi Sepakat tidak Terprovokasi
(AFP / TIMUR MATAHARI)

PASCABENTROKAN massa Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Bandung pada Kamis, (12/1), ormas di Sukabumi sepakat untuk menjaga kondusivitas dan tidak terprovokasi.

"Kami sudah mengumpulkan seluruh pimpinan ormas dan LSM yang ada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota sebagai langkah persuasif agar insiden yang terjadi di Bandung tidak melebar atau terbawa hingga Sukabumi," kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rustam Mansur di Sukabumi, Sabtu.(14/1)

Dalam pertemuan itu juga dihadiri pimpinan dari ormas FPI Kota dan Kabupaten Sukabumi, Gabungan Organisasi Islam Bersatu (GOIB) Sukabumi, Sapujagat, LSM GMBI Sukabumi dan lain-lain. Pada rapat koordinasi tersebut seluruh ormas dan LSM sepakat ikut serta menjaga keamanan di wilayahnya masing-masing.

Selain itu, pimpinan ormas diminta agar memantau anggotanya serta memberikan imbauan agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. "Kami yakin dengan langkah persuasif dan kekeluargaan, setiap ormas bisa saling menahan diri dan mengingatkan satu dengan yang lainnya agar tidak terprovokasi oknum yang ingin mengacaukan situasi keamanan wilayah hukum kami," tambah Rustam.

Kabag Ops Polres Sukabumi Kota, Kompol Sulaeman Salim mengatakan pascabentrokan di Bandung, pihaknya langsung bersilaturahim ke markas masing-masing ormas khususnya FPI dan GMBI.
Selain itu, sekretariat atau markas kedua ormas tersebut sudah disiagakan anggota polres untuk melakukan penjagaan, antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya