Dampak Bebas Visa Kualitas Wisata di Bali Turun

Arnoldus Dhae
13/1/2017 14:00
Dampak Bebas Visa Kualitas Wisata di Bali Turun
(ANTARA/Nyoman Budhiana)

PEMERINTAH diminta melakukan evaluasi dan mengkaji ulang terhadap kebijakan bebas visa ke Indonesia karena cukup berdampak pada sektor pariwisata, khususnya di Bali.

Menurut anggota DPRD Bali Anak Agung Ngurah Adhi Ardana kualitas pariwisata terus merosot pasca pemberlakukan kebijakan bebas visa ke Indonesia. "Saya berharap pemerintah mengevaluasi dan mengkaji ulang kebijakan bebas visa ke Indonesia. Memang kalau dari segi kunjungan wisatawan asing ke Bali meningkat dibanding 2015. Tetapi dari sisi jumlah transaksi dan lama tinggal menurun drastis," kata Adhi di Denpasar, Jumat (13/1).

Ia mengharapkan pemerintah segera melakukan evaluasi bagi negara-negara yang tidak efektif mendapatkan bebas visa. Langkah evaluasi tersebut bertujuan mendatangkan wisatawan yang berkualitas.

"Bebas visa bagi sejumlah negara tersebut memang bertujuan positif untuk mendatangkan wisman lebih banyak, tetapi dilihat dari segi negatif ternyata berdampak juga kepada banyaknya tindakan wisatawan yang melakukan perilaku tidak baik, seperti menjadi pengemis, pencuri dan kriminalitas lainnya," imbuh anggota Komisi II DPRD Bali.

Ketua Umum Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Asnawi Bahar menambahkan ada beberapa permasalahan yang kerap kali dihadapi dalam kebijakan bebas visa terhadap 169 negara masuk ke Indonesia. Menurut dia, tidak semua negara yang produktif menyumbangkan wisatawan ke Indonesia.

Hingga saat ini, beberapa negara, seperti Tiongkok, Timur Tengah, dan India naik signifikan. Sedangkan Australia, negara-negara Asean, dan Eropa masih konvensional, yang artinya masih menyumbangkan kunjungan wisatawan ke Bali setiap tahunnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya