Warga Pantura Mancing di Jalan Rusak

(AB/LD/SY/N-4)
28/12/2016 01:45
Warga Pantura Mancing di Jalan Rusak
(MI/Abdus Syukur)

BELASAN warga Pasuruan di sekitar jalur pantura yang menghubungkan Surabaya-Banyuwangi, Jawa Timur, memancing di jalanan berlubang sebagai protes ke pemerintah. Awalnya, warga turun ke jalan dengan membawa poster berisi nada kecaman atas kerusakan jalan di Jl Raya Kemloko, Kecamatan Beji, Pasuruan. Setelah berorasi, warga mengeluarkan alat untuk memancing di jalan berlubang berair itu. “Kerusakan jalan ini sudah lebih dari enam bulan tapi tidak kunjung ada perbaikan. Sering terjadi kecelakaan,” kata Henry Sulfianto, Korlap aksi, Selasa (27/12).

Jalan di sekitar Kecamatan Beji yang mengalami kerusakan parah itu, sepanjang hampir 1 kilometer. Banyak ditemui lubang menganga dengan kedalaman bisa mencapai 30 sentimeter. Selain karena musim hujan yang membuat kerusakan jalan makin parah, kerusakan jalan itu juga diawali dengan seringnya perbaikan pipa air milik PDAM Surabaya. “Jika tidak ada perbaikan sesegera mungkin, kami akan mengajukannya ke peng­adilan,” imbuh Henry.

Pembangunan jalan di Purbalingga, Jateng, tepatnya antara Kaligesing menuju objek wisata Gua Lawa pada tahap pertama dilaporkan telah rampung. Proyek jalan sepanjang 5 km itu menelan dana Rp3,8 miliar lebih. “Untuk pembangunan tahap kedua, jalan yang di­bangun sepanjang 4 km dengan dana yang dialokasikan senilai Rp11,5 miliar lebih. Total dana pembangunan jalan mencapai Rp15 miliar,” kata Bupati Purbalingga Tasdi.

Jalan tersebut juga biasa digunakan warga dari Purbalingga menuju Tegal. “Jalur tersebut akan mengurangi kepadatan jalur Purbalingga-Pemalang yang jalannya naik turun dan sering terjadi kecelakaan,” tambahnya. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum Kaltim tengah melakukan penutupan lubang-lubang jalan trans-Kalimantan melalui program operasi sapu lubang untuk memperlancar arus kendaraan pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Perbaikan jalan dilakukan dari arah Kalsel-Kaltim maupun Kalimantan Utara.

“Operasi sapu lubang akan dilakukan sepanjang jalan Samarinda-Balikpapan maupun jalan-jalan provinsi lainnya, sedangkan untuk penanganan ruas jalan yang mengalami longsor, secepatnya akan ditangani,” kata Kepala Dinas PU Kaltim HM Taufik Fauzi. Kaltim memiliki ruas jalan nasional 1.710 km dari arah selatan, Paser-perbatasan Kalsel sampai dengan batas Tanjung Selor-Tanjung Redeb- Kaltara dengan kondisi jalan baik 768 km, sedang 833 km, dan rusak ringan 65 km. (AB/LD/SY/N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya