Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TARIK ulur pembebasan tanah yang tak kunjung selesai membuat pemerintah mengambil langkah konsinyasi untuk mempercepat pembangunan jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) seksi I. Pembangunan tahap pertama akan menghubungkan Ciawi dan Cigombong. “Saat ini, kontraktor tidak lagi menunggu lahan terbebas kumulatif, melainkan fisik digenjot sesuai lahan yang ada,” sebut Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa, di Bandung, Selasa (27/12). Lewat jalur konsinyasi, ganti kerugian dari pemerintah akan dititipkan ke pengadilan negeri setempat.
Iwa menjelaskan, konsinyasi akan dilakukan pada 89 bidang dengan rincian, sebanyak 20 bidang di Kota Bogor dan 69 bidang di Kabupaten Bogor. “Total luasnya 48,134 hektare,” kata Iwa. Menurutnya, jumlah itu merupakan bagian dari 239 bidang tanah yang belum dibebaskan. Sebanyak 78 bidang tanah seluas 30,133 ha sudah masuk tahap pemberian ganti rugi dan 161 bidang lainnya seluas 6,1 ha belum ada titik temu.
Selain itu, empat lokasi tanah wakaf juga sudah disepakati ganti ruginya. Tanah-tanah wakaf itu, yakni 2 masjid di Harjasari dan Bojongkerta; 3 masjid dan 1 madrasah di Ciherang Pondok, Cimande Hilir, dan Ciadeg; serta 1 masjid dan 1 sawah di Cimande Hilir . “Ada surat rekomendasi bupati sebagai dasar percepatan pembayaran tanah pengganti,” ungkap Iwa.
Iwa menegaskan, pemenuhan kebutuhan lahan ini sangat penting mengingat perkembangan fisik seksi I ini masih dibawah 50%. Secara keseluruhan pembangunan jalan Tol Bocimi ditarget tuntas pada 2020. Pengerjaan tol sepanjang 54 km itu terbagi menjadi empat seksi dengan nilai investasi Rp7,8 triliun. Seksi I menghubungkan Ciawi dengan Cigombong, seksi II Cigombong-Cibadak, seksi III Cibadak-Sukabumi Barat, dan seksi IV Sukabumi Barat-Sukabumi Timur. Sementara itu, pengerjaan Tol Palembang-Indralaya sepanjang 22 km di Sumatra Selatan baru terealisasi 40% dari target 65%.
Manager Proyek Jalan Tol Palembang-Indralaya, Hasan Turcahyo, mengatakan pembebasan lahan yang belum selesai menjadi kendala utama. Tercatat, ada 97,12% lahan yang baru dibebaskan. Tingginya curah hujan jadi kendala lain yang ditemui karena truk yang mengangkut material sulit masuk ke lokasi proyek. Saat menanggapi hal itu, Gubernur Sumsel Alex Noerdin berpesan apa pun masalah yang dihadapi, tol itu harus tuntas dikerjakan pada pertengahan 2017 mendatang.
Perbaikan Cisomang
Hingga kemarin, proses pengerjaan perbaikan Jembatan Cisomang di KM 100+800 Tol Cipularang terus dikebut. Selain penguatan jembatan, opsi lain yang masih dikaji ialah pembuatan jembatan baru. Direktur Jembatan pada Dirjen Bina Marga Kementerian PU-Pera Hedy Rahadian menjelaskan batas toleransi pergeseran jembatan berada di angka 50 cm hingga 70 cm.
“Akses tol ditutup jika pergeserannya mencapai 70 cm,” ujar Heddy. Perbaikan Jembatan Cisomang bakal memakan waktu tiga bulan lamanya. Selama itu pula, kendaraan besar menuju Jakarta dialihkan keluar via pintu Cikamuning-Padalarang. Imbasnya, jalan-jalan alteri seperti Jalan Raya Purwakarta-Padalarang mengalami kemacetan parah hingga lebih dari 20 km. Taryana Sobandi, 42, pengemudi truk sayuran pun mengaku waswas karena barang bawaannya terancam busuk. “Sudah 3 jam terjebak di sini,” keluhnya. (DW/RZ/DG/N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved