Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP malam Natal atau 24 Desember, Sukirman dan keluarganya tidak pernah lupa kejadian yang menimpa putra sulungnya, Riyanto, anggota Barisan Serba Guna Ansor. Riyanto menjadi martir saat menyelamatkan Gereja Eben Haezer di Jl Kartini, Mojokerto, Jawa Timur, dari serangan bom pada 24 Desember 2000. Ia tewas saat membuang bungkusan berisi bom yang siap diledakkan di depan gereja. Hingga saat ini para jemaat gereja dan warga Mojokerto selalu mendoakan arwah Riyanto.
"Dia tulang punggung keluarga. Pekerjaannya sebagai kuli timbang kedelai di koperasi Kelurahan Prajuritkulon," kata Sukarmin yang berprofesi sebagai tukang becak kepada Media Indonesia, Minggu (25/12). Riyanto ialah anak sulung dari tujuh bersaudara dari pasangan Sukarmin dan Katinem yang tinggal di lingkungan Sabuk, Kelurahan/Kecamatan Prajuritkulon, Mojokerto. Sukarmin mengenang putranya sebagai sosok yang pendiam dan penurut. "Dia selalu menurut omongan orangtua. Tidak pernah membantah. Rajin beribadah, suka mengaji. Kami sekeluarga sudah ikhlas. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT," ujar Sukirman sambil memeluk foto putranya yang lahir 23 November 1975 itu.
Doa dan penghargaan dari masyarakat terus mengalir ke keluarga Sukarmin. Bahkan, adik-adik Riyanto rutin mendatangi makam kakaknya untuk mengirim doa setiap Kamis malam. Gereja Eben Haezer juga menaruh perhatian terhadap keluarga Riyanto. Salah satu adik Riyanto mendapatkan beasiswa hingga lulus universitas di Mojokerto lima tahun lalu. Hingga saat ini, pengorbanan Riyanto tetap dikenang oleh masyarakat Mojokerto.
Terakhir, Gerakan Peduli Pejuang Republik Indonesia (GPPRI) menobatkan Riyanto sebagai pejuang kemanusiaan. Penghargaan sebagai pejuang kemanusiaan diberikan bersama santunan kepada keluarga Riyanto diberikan GPPRI pada Kamis (22/12). "Ini wujud dan bentuk kepedulian kami atas pengorbanan Riyanto. Yang dilakukan Riyanto adalah bentuk pengorbanan yang dilandasi rasa kemanusiaan dan wujud menjaga kebinekaan di Indonesia," kata pendiri GPPRI, Pudji Hardjanto. Pemkot Mojokerto membangun tugu megah dan menamainya dengan Jl Riyanto di Kelurahan/Kecamatan Prajuritkulon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved