Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polda Kalimantan Barat menangkap tiga anggota Koperasi Pelabuhan Laut Pontianak. Mereka terdiri atas mandor dan buruh bongkar muat, yaitu Jan, Ber, dan War. Ketiganya tertangkap tangan saat menerima uang dari importir pada Sabtu (17/12). "Operasi tangkap tangan (OTT) bermula dari informasi sering terjadinya pemerasan terhadap perusahaan ekspedisi saat mengeluarkan barang dari pelabuhan," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Suhadi SW di Pontianak, Senin (19/2).
Tim Saber Pungli di bawah pimpinan AKB Permadi tersebut kemudian memergoki Jap yang sedang menyerahkan uang kepada mandor pelabuhan. Jap ialah kuasa atau direktur perusahaan importir PT AD. Kepada petugas, dia mengaku dimintai sekitar Rp4,88 juta untuk mengeluarkan barang. "Padahal, Jap mengaku sudah membayar biaya resmi untuk bongkar muat dengan forklif. Namun, mandor masih meminta lagi agar barangnya bisa dikeluarkan dari pelabuhan," beber Suhadi.
Tim kemudian mendalami hasil operasi tersebut dengan memeriksa Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Laut Pontianak, RP, beserta staf administrasi, DW. Begitu pula dari pihak PT AD. Petugas juga memeriksa AR, bendahara perusahaan tersebut. Keempat orang itu kini masih berstatus saksi. "Sedangkan Jan, Ber, dan War ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dikenai Pasal 368 ayat 1 dan Pasal 5 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana minimal lima tahun penjara," jelas Suhadi.
Dalam kesempatan terpisah, Wali Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rizal Effendi, mengaku Tim Saber Pungli Kota Balikpapan tengah fokus mengawasi sektor pendidikan dan kesehatan, selain pelayanan perizinan, pelabuhan, serta bea cukai. Dia menjelaskan, di bidang pendidikan, terbatasnya jumlah sekolah membuat orangtua berebut menyekolahkan anak ke beberapa sekolah yang dianggap terbaik.
Tingginya tingkat peminat, lanjut Rizal, memunculkan berbagai praktik suap dan pungli dari pihak-pihak yang mengaku bisa memuluskan jalan belajar di sekolah favorit. Dia menjelaskan pemerintah akhirnya menerapkan pendaftaran masuk sekolah dengan sistem dalam jejaring (daring/online).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved