Kecelakaan Tunggal,Delapan Tewas

(AS/CS/N-1)
19/12/2016 04:00
Kecelakaan Tunggal,Delapan Tewas
(Thinkstock)

DELAPAN orang tewas akibat bus PO Handoyo bernomor polisi AA 1409 EA jatuh ke sawah di pinggir Jalan Raya Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kecelakaan tunggal pada Sabtu (17/12) itu juga mengakibatkan 25 penumpang terluka dan harus dirawat di rumah sakit. "Jumlah korban tewas sebanyak 8 orang dengan 4 orang di antaranya tewas di tempat kejadian, sedangkan 25 penumpang lainnya mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pemalang Ajun Komisaris Riswanto, kemarin.

Kedelapan korban tewas, ujar Riswanto, antara lain Mardi, Sumiyati, Asmawi, R Soekono, dan Yunizar. Dua korban perempuan, lanjut dia, belum terindentifikasi. Riswanto menjelaskan bus PO Handoyo jurusan Yogyakarta-Jakarta itu membawa 43 orang, yakni 40 penumpang dan 3 kru. Bus sedang melaju dari arah Purbalingga menuju Pemalang. Setiba di lokasi kejadian, menurut dia, pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraan akibat mengalami rem blong.

"Saya belum tidur, tiba-tiba bus dalam kecepatan tinggi menurun dan ketika di tikungan bus malah lurus oleng menabrak pembatas jalan serta terguling dan masuk ke sawah," kata Sunarwi, 38, salah seorang penumpang selamat. Secara terpisah, Nur Affan, 18, warga Kecamatan Telukjambe, Karawang, Jawa Barat, menabrak sejumlah warga setelah panik akibat menyerempet gerobak pedagang mi ayam.

Akibatnya, dua orang meninggal dunia di lokasi dan sejumlah warga terluka. Kabag Humas Polres Karawang AK Marjani menjelaskan peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (17/12) ketika pelaku yang mengendarai mobil Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi B 1046 FJD melaju dari arah RSUD Karawang menuju Jalan perkampungan Pakuncen, Desa Sukaharja.

Tiba-tiba, lanjut Marjani, kendaraan pelaku oleng ke tepi jalan dan menyerempet gerobak pedagang mi ayam. Karena panik, sambungnya, pelaku malah menancap gas hingga akhirnya menabrak sejumlah pengendara sepeda motor, pedagang es, dan seorang balita. "Akibatnya 5 orang terluka dan 2 orang meninggal yakni penjual es Mamat, 45, dan Salwa, 4," ungkap Marjani.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya