TNI Dukung Sekolah Ideologi Kebangsaan

(RZ/N-2)
16/12/2016 00:45
TNI Dukung Sekolah Ideologi Kebangsaan
(MI/ATET DWI PRAMADIA)

GAGASAN Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membentuk Sekolah Ideologi Kebangsaan mendapat tanggapan Mabes TNI. Kamis (15/12), Kolonel Inf M Hasan, staf teritorial Mabes TNI, mendatangi Dedi di kantornya. "Saya diutus Mabes TNI untuk mengetahui secara detail gagasan Bupati Purwakarta tentang kebangsaan. Kami ingin memastikan cetak biru metode pengajaran ideologi kebangsaan yang akan diajarkan di sekolah-sekolah di Kabupaten Purwakarta," papar Hasan.

Ia mengakui Purwakarta menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang memberikan perhatian terhadap ajaran kebangsaan yang akan menjadi kurikulum di sekolah. Di masa depan, daerah itu layak menjadi proyek percontohan pengajaran ideologi kebangsaan. Dedi merencanakan ideologi kebangsaan mulai diajarkan di sekolah-sekolah pada Januari 2017. Sebanyak 600 tenaga terdiri atas anggota TNI, Polri, PNS, dan ulama akan menjadi pengajar.

Mereka akan disebar ke seluruh sekolah. Hasan menuturkan kurikulum Ideologi Kebangsaan akan dipadatkan menjadi beberapa pokok bahasan, di antaranya pendalaman ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan dan proxy war. "Mabes TNI sangat mengapresiasi program ini karena ada kekhawatiran adanya hantaman terhadap ideologi Pancasila. Kami ingin Pancasila tetap kuat karena saat ideologi sebuah bangsa lemah dan hancur, bangsa itu mudah dihancurkan," tandasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya