Ritual Adat Awali Hari Nusantara

(PT/PO/N-2)
13/12/2016 01:21
Ritual Adat Awali Hari Nusantara
(MI/ALEXANDER TAUM)

SATU hari menjelang digelarnya Hari Nusantara di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, sejumlah tokoh adat menggelar ritual Baulolong, Senin (12/12). Bersama warga, mereka memanjatkan doa yang dipimpin dua tokoh adat, Nikodemus Nuho dan Markus Muri. Sesuai dengan adat masyarakat adat (Lamaholot) Lembata, para tokoh adat Lembata menggelar ritus adat di lokasi peringatan Hari Nusantara guna meminta perlindungan Tuhan melalui perantara leluhur.

Kegiatan itu disaksikan penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk, dan Ketua DPRD Lembata, Ferdinandus Koda. Dalam seremoni adat Baololong itu juga disediakan persembahan berupa tuak, tembako, dan sirih pinang untuk arwah leluhur Lembata. "Ini budaya kami. Kami memberikan makan dan minum kepada leluhur Lewotanah, Lera Wulan Tanah Ekan, agar mereka menjaga dan melindungi kami semua terutama seluruh rangkaian acara Hari Nusantara," jelas Nikodemus. Di Kupang, Ketua Yayasan Peduli Timor Barat Ferdi Tanoni meminta, dalam peringatan Hari Nusantara, pemerintah perlu menyatakan ketegasan sikap terhadap petaka pencemaran Laut Timor yang terjadi pada 2009. "Australia dan PTTEP Australasia harus mempertanggungjawabkan dan menyelesaikan kasus pencemaran itu secara transparan."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya