Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA korban gempa bumi tektonis di Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Bireuen, Aceh, diajak untuk tetap optimistis. Presiden Joko Widodo berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki dan merevitalisasi kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi itu.
"Ini ialah cobaan dari Allah. Marilah kita hadapi dengan sabar, tabah, tawakal, dan insya Allah kita carikan solusi," kata Presiden seusai salat Jumat di Masjid Besar Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh, kemarin.
Kunjungan Jokowi sejak Kamis (8/12) hingga kemarin ke sejumlah lokasi terdampak bencana gempa di Aceh itu untuk memastikan secara langsung bahwa seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman. Selain meninjau lokasi gempa, Presiden Jokowi juga memberikan bantuan untuk meringankan beban warga.
"Bantuan untuk korban yang meninggal sudah langsung diberikan tadi. Kemudian yang masih dirawat di rumah sakit bantuan juga semuanya sudah diberikan langsung," tegas Presiden seusai meninjau posko pengungsian di halaman Kantor Bupati Pidie Jaya.
Menurut Presiden, pemerintah juga akan langsung menangani perbaikan kerusakan infrastruktur pendukung seperti gedung sekolah, pesantren, dan kantor pemerintahan.
Untuk kerusakan kantor pemerintahan dan masjid, lanjut Presiden, akan langsung ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera). Perbaikan gedung-gedung sekolah akan ditangani Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sementara itu, untuk bantuan kerusakan sejumlah rumah warga, Presiden menerangkan bahwa saat ini masih dilakukan verifikasi dan pendataan terhadap bangunan yang mengalami kerusakan.
"Ini masih dalam proses verifikasi jumlah. Ada dua kategori nanti, yaitu yang rusak berat. Artinya, sudah roboh total dan yang rusak-sedang. Ini baru dihitung jumlahnya berapa," kata Presiden seraya menambahkan, bangunan yang rusak berat dibantu Rp40 juta, yang rusak sedang dan ringan dibantu Rp20 juta.
Bantuan asing
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pemerintah belum memerlukan bantuan internasional dalam penanganan pascagempa bumi berskala 6,5 SR di Aceh. "Pemerintah masih sanggup dalam menanganinya sehingga belum memerlukan bantuan internasional," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.
Sutopo menjelaskan, hingga saat ini juga belum ada inisiasi bantuan internasional. Jika ada bantuan, nanti harus disesuaikan dengan regulasi yang ada. "Jadi, nanti harus disesuaikan, tidak sembarangan saja dalam memberikan bantuan," katanya.
Terkait dengan kebutuhan air bersih, Kementerian PU-Pera terus menambah layanan air bersih dan sanitasi di lokasi pengungsian. Salah satu sumber air bersih yang sudah difungsikan, sejak Kamis (8/12) malam, ialah Instalasi Pengolahan Air (IPA) Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dengan kapasitas 15 liter per detik. (MR/Ant/X-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved