Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 1.532 pemilih pemula yang terdata oleh petugas pemutakhiran data Pemilih, dipastikan tidak dapat menggunakan hak pilih, lantaran belum memiliki KTP-E.
Barnabas Marak, Komisioner KPU Lembata, kepada Media Indonesia, Rabu (7/12), mengatakan petugas pemutakhiran data pemilih telah mendata 1.532 pemilih pemula tetapi tidak bisa terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT).
"Pemilih pemula, semua didata tetapi tidak semua pemilih masuk DPT karena masih ada 1.532 yang belum punya KTP-E. Solusinya mereka didorong terus untuk merekam data kependudukan di Dispenduk untuk mendapatkan KTP-E atau surat keterangan penganti sementara KTP-E agar nanti di hari H dapat mengunakan hak pilih mereka sebagai pemilih tambahan yang akan dilayani sejak pukul 12.00 s/p 13.00 di TPS dimana mereka berdomisili," ujar Marak.
Pleno KPU Lembata, menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 72.415, namun 1.532 pemilih pemula tidak masuk DPT kendati telah terdata sebagai pemilih. Ketiadaan KTP-E, syarat menggunakan hak suara, menyebabkan para pemilih pemula terancam tidak dapat memilih.
Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Lembata Wens Pukan menjelaskan pihaknya terus melakukan pelayanan kepada pemilih pemula dengan sistem jemput bola. Pihaknya menyasar pelayanan KTP-E maupun Surat keterangan pengganti pemilih di sejumlah sekolah di Lembata.
"Pelayanan terus kami intensifkan ke sekolah-sekolah agar pemilih pemula dapat menggunakan hak suaranya dalam Pilbup nanti. Dari pengalaman selama ini, animo masyarakat masih sangat rendah, mengurus KTP pada saat membutuhkan saja, tidak jauh-jauh hari. Tetapi kita tetap jemput bola. Mudah-mudahan bisa diatasi, " ujar Wens Pukan.
Pukan menegaskan, pengurusan KTP-E tidak dipungut biaya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved