PARA petani di Desa Srikayangan, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, panen raya bawang merah. Parjiman, petani yang sedang menikmati panen raya mengungkapkan untuk lahan seluas 1000 meter persegi menghasilkan 2 ton bawang merah. "Biaya produksi meliputi benih, pupuk, dan tenaga kerja, menghabiskan biaya Rp16 juta. Namun, karena harga bawang merah saat ini tinggi, saya mampu meraup keuntungan Rp10 juta," kata Parjiman, kemarin. Apalagi, hasil panen tahun ini sangat bagus karena cuaca sangat mendukung sehingga harga jual juga tinggi.
"Ini jelas menguntungkan petani," tambahnya. Pada bagian lain, EL Nino yang melanda Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, berdampak hilangnya gabah lebih dari 600 ton. Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Purbalingga Zainal Abidin mengatakan El Nino telah menyebabkan 873,8 hektare (ha) sawah kekeringan. "Dari luasan tersebut, 434,7 ha kering dengan intensitas ringan, sedangkan 164,6 ha intensitas sedang, dan intensitas berat mencapai 118,5 ha. Sampai sekarang lahan sawah yang puso mencapai 123 ha," kata Zainal. Kemarau juga menyebabkan debit air Waduk Riam Kanan, Kabupaten Banjar, yang selama ini menjadi sumber air bagi PLTA Ir PM Noor, irigasi, perikanan, dan PDAM semakin kritis.
Saat ini, ketinggian air muka waduk hanya 55,34 meter atau turun hingga 4 meter dari kondisi normal. Kepala Divisi Hukum dan Humas PT PLN wilayah Kalsel-Kalteng, Anang Juhrani, mengatakan debit air Waduk Riam Kanan terus menurun dan mendekati ambang batas operasional PLTA Ir PM Noor. "Waduk semakin kritis, jika debit air mencapai 53 meter, maka PLTA akan berhenti total," ujar Anang. Di Makassar, Sulawesi Selatan, pemprov setempat menggelar salat istisqa atau salat meminta hujan. Salat berjemaah yang digelar di lapangan halaman rumah dinas gubernur, diikuti ratusan warga, kemarin. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, meminta masyarakat harus bersyukur apa pun yang diberikan Tuhan, baik kemarau atau hujan.