Genangan Banjir Naik Lagi, Warga Bojonegoro Kembali Mengungsi

M Yakub
01/12/2016 18:59
Genangan Banjir Naik Lagi, Warga Bojonegoro Kembali Mengungsi
(MI/Ahmad Yakub)

WARGA korban banjir luapan sungai Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jatim, kembali mengungsi, Kamis (1/12) siang. Sedikitnya 165 jiwa warga mengungsi dari sejumlah titik pengungsian.

Dengan membawa serta hewan ternak warga berbondong-bondong mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena banjir yang merendam pemukiman mereka telah mencapai 1 meter. Para pengungsi itu antara lain warga di Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro, Desa Ngablak, Kecamatan Dander. Selain itu, Desa Sranak dan Sumbangtimun, Kecamatan Trucuk.

Jumlah pengungsi itu berpotensi meningkat seiring terus naiknya genangan banjir pada pemukiman warga. "Genangan banjir berlangsung dengan cepat," ungkap Rumiwati, 36, korban banjir warga Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro, Kamis (1/12).

Menurut dia, banjir luapan sungai Bengawan Solo dalam sepekan terakhir terjadi dua kali. Minggu lalu, tinggi genangan di permukiman mencapai 75 cm hingga membuat sebagian warga di Gang Mat Ikram, Lorong I, II, dan III mengungsi selama dua hari.

Pada Rabu (30/11) malam banjir naik lagi merendam puluhan rumah di lorongnya setinggi 100 cm. "Tadi malam banjir naik, dan kami mengungsi lagi," jelasnya.

Hingga Kamis petang, petugas BPBD, Brimob, dan Kodim berusaha mendirikan tenda bagi warga di halaman masjid Desa Kalisari, Kecamatan Baureno.

"Upaya itu sebagai antisipasi karena di kampung itu termasuk kawasan yang terisolasi," kata Koordinator Tim SAR Bojonegoro, Sukirno, secara terpisah. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya