Banyak Ibu Rumah Tangga di Kalteng Terinveksi HIV AIDS

Surya Sriyanti
30/11/2016 16:03
Banyak Ibu Rumah Tangga di Kalteng Terinveksi HIV AIDS
(ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

KASUS HIV AIDS di Kalimantan Tengah menunjukkan tren meningkat. Menurut data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kalteng hingga Juli 2016 jumlah kasus HIV AIDS Kalteng mencapai 810 kasus.

"Jumlah sebesar itu merupakan jumlah kumulatif dari 2015 hingga 2016. Saat ini tren peningkatan kasus AIDS di Kalteng cenderung semakin tinggi," ujar Sekretaris KPA Kalteng William Katoppo di Palangkaraya, Rabu (30/11).

Namun bukan itu saja yang membuat miris. Dari total 810 kasus HIV AIDS itu, 19,4% ialah dari kalangan ibu rumah tangga. Jumlah itu bahkan lebih banyak daripada pekerja seks komersial (PSK) yang terinveksi HIV AIDS sebanyak 7,4%.

"Dalam kasus ini, ibu-ibu bukanlah pelakunya tapi harus dipertanyakan adalah terjangkit oleh siapa dan otomatis bapak rumah tangga yang yang berpotensi pelakunya," terangnya.

Bahkan, saat ini pengidap HIV AIDS tak saja terjadi di kalangan orang dewasa, tapi sudah terjadi pada anak balita. "Di Kalteng saat ini sudah 3 balita yang terpapar AIDS," terangnya.

William menjelaskan ketiga bayi yang terjangkit itu diperkirakan karena minum air susu ibu (ASI) pada saat proses kehamilan dan persalinan. "Mungkin saja indikasinya seperti itu sementara sang ibu tak menyadari kalau dirinya terinveksi HIV AIDS," terangnya.

Ia juga menyayangkan banyak pengidap HIV AIDS yang selain tidak tahu juga bersembunyi dan tak mau berobat. "Dan kalau pun ditemukan biasanya mereka sudah stadium 3-4," ujarnya.

Dari data KPA Kalteng dari total 810 penderita HIV AIDS se Kalteng jumlah terbanyak terdapat di Palangkaraya dengan 229 kasus, Kabupaten Kotawaringin Timur 201 kasus, Kabupaten Kotawaringin Barat 152 kasus, Katingan 23 kasus. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya