Banjir Kepung Aceh Singkil

FD/JH/SY/UL/PS/AD/YH/LD/JS/DW/SL/PO/AT/N-1
29/11/2016 04:51
Banjir Kepung Aceh Singkil
(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

BANJIR nyaris melumpuhkan seluruh kawasan Kabupaten Aceh Singkil, Nanggroe Aceh Darussalam.

Akibatnya, seperti dikatakan Danramil 04/Simpang Kanan Aceh Singkil Kapten Irwansyah saat dihubungi, kemarin, ruas jalan provinsi dari dan menuju Kota Subulussalam serta jalan menuju ibu kota Kabupaten Aceh Singkil, Singkil, lumpuh akibat genangan banjir di sejumlah titik.

Menurutnya, ribuan rumah warga di Kecamatan Simpang Kanan yang tersebar di sejumlah desa, yakni Lae Riman, Ujung Limus, Cibubukan, Tanjung Mas, Serasah, dan Silatong terendam banjir.

"Kawasan Silatong sudah tidak bisa dilintasi kendaraan, lumpuh total. Air di badan jalan sedalam 1 meter," katanya.

Banjir juga mengurung warga Singkil. Seluruh desa di wilayah Singkil kebanjiran.

Jalan di kawasan Desa Ujung Bawang pun kembali tak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

"Banjir lagi, jalan sudah tidak bisa dilewati. Banyak mobil yang mencoba menerobos mendadak mati mesin. Listrik pun masih padam di sini," sebut Faisal, warga Singkil.

Banjir juga mulai merendam sejumlah desa di Kecamatan Danau Paris, Kecamatan Gunung Meriah, Kecamatan Singkil Utara, Kecamatan Singkohor, dan Kecamatan Kuta Baharu.

Tanah longsor terjadi di tanjakan Solok, Desa Cingkam, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil.

Akibatnya, akses jalan penghubung kecamatan tertimbun oleh material longsor.

Warga Desa Cingkam, Abdullah Salim, menjelaskan, tanah longsor terjadi pada Minggu (27/11) malam.

"Material longsor menimbun badan jalan penghubung Kecamatan Gunung Meriah, Singkohor, dan Kuta Baharu. Longsor juga merusak pipa penyalur air PDAM ke permukiman warga," terangnya.

Kondisi itu semakin diperparah dengan banjir luapan Sungai Lae Cinendang yang menggenangi permukiman warga Desa Cingkam dan Rimo Dusun 4 di kawasan kaki bukit yang longsor.

Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Tapanuli Tengah menuju Tapanuli Utara, Sumatra Utara, tertimbun oleh longsoran dengan ketinggian 1,5 meter dengan panjang 30 meter.

Titik longsor yang terjadi, kemarin sore, ada di Aek Raisan Kecamatan Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah.

Akibatnya, sejak pukul 18.30 WIB, arus lalu lintas jalur itu lumpuh total hingga 2 kilometer.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya