Revitalisasi Malioboro Dikebut

AT/JI/LD/N-3
29/11/2016 04:11
Revitalisasi Malioboro Dikebut
(MI/ARDI LISTI)

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menjanjikan revitalisasi Malioboro selesai pada liburan Natal.

Hal itu ditegaskan Sri Sultan saat mengecek pengerjaan revitalisasi dari depan Gedung DPRD DIY sampai Hotel Inna Garuda, kemarin.

Di depan gedung DPRD DIY, kursi-kursi untuk beristirahat bagi wisatawan serta petunjuk arah jalan bagi tunanetra sudah terpasang rapi.

Pepohonan, tanaman hias, dan tempat sampah pun sudah ditempatkan pada posisi.

Sultan mengatakan revitalisasi Malioboro secara keseluruhan sesuai dengan yang direncanakan.

Walau demikian, Sultan menilai masih ada yang kurang, terutama penambahan fasilitas yang harus diberikan kepada pedagang kaki lima (PKL) penjual makanan, yaitu air bersih dan tempat mencuci piring.

"Masih ada yang kurang ya, air untuk PKL membersihkan piring dan peralatan jualan. Ini perlu dipikirkan," kata dia.

Fasilitas air dan tempat mencuci piring penting untuk menjaga kebersihan tempat berjualan PKL.

Untuk menyambut liburan akhir tahun, PT KAI melakukan perbaikan jalur kereta di wilayah pantura Brebes hingga Tegal, Jawa Tengah.

Jalur sepanjang kurang lebih 18 kilometer itu cukup rawan.

Banyak bantalan rel yang sudah rusak dan bautnya pun hilang.

Kepala teknis pengawas perbaikan rel dan jembatan Daerah Operasi III Cirebon, Rohim, menyebutkan perbaikan diprioritaskan pada penggantian rel, bantalan, serta baut dan baja pengunci rel.

Di bagian lain, jalan nasional yang mengalami kerusakan akibat hujan deras di Banyumas, Jawa Tengah, tidak bisa ditangani secara maksimal sampai akhir tahun.

Anggaran untuk perbaikan tidak ada.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan perbaikan jalan baru bisa dilakukan pada Februari 2017.

"Kalau ingin cepat menggunakan dana darurat dari pusat," ujarnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya