Pasangan Calon Dompleng Program Ibu Hamil

AD/PO/AT/N-2
28/11/2016 02:41
Pasangan Calon Dompleng Program Ibu Hamil
(ANTARA/Adeng Bustomi)

PILKADA Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai berwarna.

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) menelusuri laporan masyarakat terkait dengan adanya pasangan calon yang mendompleng program pemerintah berupa pembagian makanan gratis untuk ibu hamil.

"Masyarakat melaporkan adanya nama pasangan calon yang ditampilkan dalam kemasan makanan gratis itu. Kami masih menelusuri dan menduga ada keterlibatan pegawai di puskesmas yang membagikan makanan tersebut," kata Ketua Panwaslu Kota Tasikmalaya, Ede Supriadi, kemarin.

Pasangan calon yang tercantum dalam bungkus makanan itu ialah Dicky Candra-Denny Romdonny yang didukung PDI Perjuangan dan PBB.

Mereka merupakan pasangan calon nomor satu.

Ede mengungkapkan program makanan gratis itu diluncurkan Kementerian Kesehatan untuk 69 kelurahan di 10 kecamatan.

"Kami akan mengklarifikasi dan memanggil petugas puskesmas dan dinas kesehatan. Bantuan itu jelas-jelas dari pemerintah, bukan dari salah satu pasangan calon," tandasnya.

Saat dimintai konfirmasi, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Dicky-Denny, Endang Irawan, mengaku belum mengetahui adanya kabar itu.

"Kami akan menelusuri bantuan yang mencantumkan gambar pasangan calon Dicky-Denny. Sampai sekarang, tim pemenangan tidak pernah mencantumkan atau menempelkan stiker pasangan Dicky-Denny ke kemasan makanan bantuan itu."

Di Nusa Tenggara Timur, hasil survei Indo Barometer memperlihatkan pasangan Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus mampu mengungguli pasangan lain dalam pilkada Kota Kupang.

Survei dilakukan pada 10-16 November dan melibatkan 400 responden di semua kecamatan.

"Seandainya pilkada dilaksanakan hari ini, kami yakin 100% pasangan Jonas-Nikolaus akan menang," kata peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli.

Elektabilitas Jonas-Nikolasu mencapai 59%, dan pasangan Jefirstson Riwu Kore-Hemanus Man 32,5%.

Dengan angka tersebut, Jonas-Nikolaus yang diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, NasDem, Hanura, dan PKPI bakal sulit dikalahkan.

Dari Yogyakarta, Ketua KPU Wawan Budiyanto yakin target partisipasi masyarakat sebesar 67,5% dalam pilkada Kota Yogyakarta akan tercapai.

"Angka itu naik 3,5% dari pilkada sebelumnya."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya