Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM SAR yang terdiri atas tujuh personel Paskhas TNI-AU dan seorang anggota Basarnas berhasil menemukan seorang korban selamat dari helikopter Bell 412 EP milik TNI-AD yang dilaporkan hilang kontak sejak 24 November.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun Media Indonesia di Tarakan, Kalimantan Utara, kemarin, tim menemukan helikopter yang jatuh di sebuah jurang di Desa Longsulit, Kecamatan, Mentarang Hulu, Malinau, Kalimantan Utara.
Korban selamat ialah Lettu Abdi.
Empat orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dari lokasi evakuasi, korban dibawa menggunakan Super Puma NAS 332 TNI-AU menuju Malinau yang kemudian dibawa ke Tarakan menggunakan pesawat Cassa U-622 TNI-AL.
Setiba di Tarakan, korban langsung dibawa ke RSUD Tarakan.
Pada 24 November, helikopter Bell 412 EP milik TNI-AD dilaporkan hilang kontak.
Helikopter itu mengangkut logistik sekitar 400 kilogram dengan tujuan pos pengamanan perbatasan di Tanjung Karya Desa Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Helikopter itu berangkat dari Bandara Juwata Kota Tarakan dengan pilot Lettu Yohanes Syahputra, dan kru pesawat Lettu Abdi, Lettu Ginas, Sertu Bayu, dan Praka Suyanto.
Sebelumnya, warga Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, sempat menyaksikan helikopter Bell 412 EP yang hilang kontak tersebut berputar-putar sebanyak empat kali sebelum jatuh dan meledak.
Komandan Kodim 0910/Malinau Letkol Andy Mustafa Akad di Malinau, menyebutkan keberadaan pesawat helikopter jenis Bell 412 EP HA-5166 yang kehilangan kontak tersebut dilaporkan oleh Kepala Desa Long Berang, Kabupaten Malinau, Jesli Mugi.
Dari Kabupaten Kepulauan Morotai, Maluku Utara, sebuah pesawat Casa 212 U-623 milik TNI-AL gagal mendarat di Bandara Leo Wattimena.
Pesawat itu berangakt dari Manado, Sulawesi Utara, hendak menuju Lanud Morotai yang bermarkas di bandara itu.
Seluruh 9 personel tim Komando Latihan (Kolat) dan 5 kru yang ada di dalam pesawat dipastikan selamat meski 8 orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit di Lanud dan Pangkalan TNI-AL (Lanal) karena terluka.
Pesawat yang dipiloti oleh Lettu (P) M Kharis AP tersebut membawa rombongan Tim Kolat dalam rangka pelaksanaan Uji Terampil Latihan P1 (Pangkalan 1) dan P2 (Pangkalan 2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved