Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sigit Purnomo Said atau yang kerap disapa dengan nama panggung Pasha, mengancam memberhentikan pegawai harian lepas (PHL) alias tenaga honorer yang tidak mampu menunjang kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Mantan vokalis band Ungu itu saat di Kota Palu, kemarin, mengungkapkan tenaga honorer berkontribusi untuk memberikan kelancaran kinerja pada setiap instansi di Pemerintah Kota (Pemkot) Palu.
"Meski begitu, ada juga sebagian yang sengaja malas masuk kerja. Ini yang harus dicermati," terang Pasha.
Dengan demikian, menurut dia, masa kerja tenaga honorer yang tidak menunjang kinerja perlu dipertimbangkan kembali karena menyangkut beban kerja dan pembiayaan pegawai.
"Mereka yang tidak produktif perlu dipertimbangkan. Kalau parah dikeluarkan saja," jelas Pasha.
Dia menegaskan seorang aparatur sipil negara (ASN) sebenarnya merupakan suatu ruang kompetisi.
"Jika tidak produktif, segera dihentikan," ungkap Pasha.
Secara terpisah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mendesak pemerintah pusat untuk mencabut kebijakan moratorium pengangkatan calon PNS, khususnya guru.
Dia memaparkan jumlah guru honorer di Kota Sukabumi mencapai sekitar 2.000 orang.
"Selama LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) masih dibuka, sarjana guru dan guru honorer bakal terus bertambah," tuturnya.
Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz menyebutkan bertambahnya guru berstatus tenaga honorer dipicu moratorium pengangkatan PNS.
"Mereka diangkat bekerja di sekolah berdasarkan kesepakatan dengan kepala sekolah. Bayangkan saja sudah berapa tahun moratorium diberlakukan. Di sisi lain, di setiap sekolah banyak guru PNS yang pensiun. Akhirnya, sekolah kekurangan tenaga pengajar," kata Muraz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved