Gerakan Starup Digital Sambangi Malang

BN/N-2
22/11/2016 03:25
Gerakan Starup Digital Sambangi Malang
(ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)

PERKEMBANGAN technopreneur di Indonesia perlu ditingkatkan agar lebih kompetitif dalam menghadapi persaingan global dan meningkatkan produktivitas ekonomi nasional.

Di sisi lain penggunaan teknologi informasi masih 1,65% dari total penduduk, padahal di negara lain sudah 20%.

Staf khusus Kementerian Komunikasi dan Informatika Deddy Hermawan di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, akhir pekan lalu menyatakan kondisi itu terjadi karena banyak technopreneur andal yang justru memilih bekerja di luar negeri.

Untuk itu, melalui Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital diharapkan memotivasi anak muda Indonesia dalam mengembangkan karya inovatif digital di dalam negeri.

"Pemerintah sudah mematok target pemanfaatan teknologi dan informasi mencapai US$35 miliar dan pembatasan gadget yang tidak memiliki kandungan lokal. Kebijakan itu direspons investor dengan menanamkan investasi sekitar US $32 juta," jelasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya