3 Jasad ABK Kapal Nelayan Ditemukan

YK/Ant/N-1
21/11/2016 04:45
3 Jasad ABK Kapal Nelayan Ditemukan
(ANTARA/Kornelis Kaha)

BASARNAS Jawa Timur berhasil menemukan tiga jenazah korban kecelakaan kapal nelayan KM Mulya Sejati asal Juwana, Pati, Jawa Tengah, dengan kapal dagang berbendera Vietnam di Laut Jawa.

"Satu korban ditemukan pukul 12.51 WIB di ruangan mesin kapal, sedangkan dua korban ditemukan di kamar kapal pada pukul 12.50 WIB," kata Kepala Basarnas Jatim, Arifin, kemarin.

Menurut dia, tiga korban bisa ditemukan setelah tim pencairan membalikkan kapal nelayan yang tertelungkup akibat tertabrak Kapal MV Thaison 4.

Namun, dia mengaku belum tahu nama tiga jenazah korban yang berada di kapal nelayan itu.

Tiga korban itu kemudian dievakuasi dengan kapal negara (KN) 225 milik Basarnas ke pelabuhan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

"Saat ini KN 225 dengan membawa tiga jenazah korban sudah bersandar di pelabuhan TPPI di Jenu, Tuban," kata dia.

Proses identifikasi, kata dia, akan ditangani tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur yang mendirikan posko di pelabuhan TPPI.

Ia menambahkan kapal berbendera Vietnam yang menabrak kapal nelayan asal Juwana masih berada di lokasi kejadian.

"Tadi ada petugas dari Kantor Kepala Unit Pelayanan Pelabuhan Tuban yang naik ke kapal Vietnam untuk meminta keterangan," katanya.

Yang jelas, menurut dia, pencarian korban tabrakan kapal nelayan dengan kapal barang asal Vietnam akan terus dilakukan dengan kapal cepat tim Basarnas, 2 perahu militer, dan 1 helikopter.

Pada Sabtu (19/11) dini hari, Kapal MV Thaison 4 berbenderah Vietnam diduga menabrak kapal nelayan di pantai utara Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Di dalam kapal nelayan, terdapat 27 anak buah kapal (ABK).

Dengan temuan 3 jenazah, ABK yang selamat ada 12 orang dan 12 lagi masih hilang.

Salah satu ABK yang selamat, Ahmad Syahroni, 28, mengatakan tabrakan yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB itu berlangsung saat dirinya dan ABK lain sedang beristirahat.

Dia menjelaskan KM Mulya Sejati ditabrak dengan sangat keras dari arah belakang kapal. Akibatnya, kapal terbalik dan tenggelam.

"Korban yang selamat 12 orang, dievakuasi dengan kapal Dian Radian dan dibawa ke Pelabuhan Lamongan Shorebase (LS)," jelasnya.

Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Paciran dan sebagian kemudian dirujuk ke RSUD dr Soegiri, Lamongan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya