Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI banjir sudah surut, petani di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat, tidak bisa bernapas lega karena sawah mereka mengalami gagal panen.
"Saya merugi hingga Rp32 juta karena 4 hektare sawah saya puso. Pekan lalu, seharusnya saya sudah panen, tapi karena banjir datang duluan, saya harus menunggu sawah surut, tapi ternyata semua tanaman rusak," kata Uci Sanusi, 38, petani.
Kemarin, Uci dan keluarganya tetap datang ke sawah untuk memanen.
Mereka memilah tanaman yang bisa diselamatkan dan langsung dijual ke tengkulak.
"Biasanya, kalau padi terendam, berasnya berwarna kuning atau hitam," lanjut Uci.
Untuk 1 hektare lahan, Uci harus mengeluarkan modal tanam hingga Rp8 juta.
Saat panen di musim banjir, ia harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa perahu.
Curah hujan yang tinggi juga membuat petani di Banyumas, Jawa Tengah, kesulitan mengeringkan hasil panen.
Kualitas gabah jadi rendah karena besarnya kadar air.
"Hasil panen kali ini kurang bagus karena curah hujannya tinggi. Karena kadar airnya cukup tinggi, harga gabah kering panen paling tinggi Rp3.700 per kg," papar Kirman, petani di Patikraja.
Dalam kondisi normal, tambah Agus, 44, petani di Pekuncen, melakukan pengeringan gabah hanya dalam 2-3 hari.
Namun, karena hujan terus datang, pengeringan bisa berlangsung hingga satu pekan.
"Petani jadi perlu tambahan waktu untuk mengeringkan padi. Untungnya, pada panen kali ini, kebanyakan petani tidak menjual hasil panen dan untuk simpanan sendiri," lanjutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved