Ukur Lahan Bandara Majalengka Diwarnai Bentrok

Nurul Hidayah
17/11/2016 21:06
Ukur Lahan Bandara Majalengka Diwarnai Bentrok
(ANTARA/Yudhi Mahatma)

PENGUKURAN lahan untuk pembangunan Bandara International Jawa Barat (BIJB) di Desa Sukamulya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis (17/11) diwarnai aksi bentrok dengan warga. Pengukuran lahan pun dikawal ketat aparat keamanan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, warga yang menolak pembangunan bandara menghadang pengukuran. Di sisi lain, sedikitnya 2.000 petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP mengawal proses pengukuran yang dilakukan oleh BPN Majalengka itu.

Sempat terjadi bentrok yang diwarnai dengan lempar batu oleh warga ke petugas. Untuk menghalau warga, polisi pun terpaksa mengeluarkan gas air mata.

Kabid Humas Polda Jabar, Yusri Yunus, saat dikonfirmasi membenarkan sempat terjadi penolakan warga terkait pengukuran tanah untuk BIJB. "Tanah yang diukur BPN hari ini sebenarnya tanah yang sudah dijual oleh pemiliknya," kata Yusri.

Untuk melakukan pembayaran, BPN terlebih dahulu harus melakukan ukur ulang terhadap tanah yang sudah dijual tersebut. Sedangkan tanah yang diukur hari ini mencapai sekitar 12 hektare. Jika pengukuran selesai, dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, tanah yang sudah dijual pemiliknya tersebut akan segera dibayarkan.

Hanya saja, lanjut Yusri, warga yang menolak menjual tanahnya memprovokasi warga lainnya untuk ikut menolak pengukuran tanah tersebut.

Saat ditanyakan apakah ada provokator yang sudah diamankan, Yusri menyebut belum ada. "Tapi nanti kita bisa lihat videonya. Akan kita pelajari," kata Yusri.

Sosialisasi pembebasan lahan untuk proyek BIJB di Kabupaten Majalengka sebenernya sudah dilakukan sejak awal Agustus lalu. Ada sebanyak 382 bidang tanah milik warga Desa Sukamulya yang akan segera dibebaskan untuk menjadi bagina dari pembangunan BIJB. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya