Partisipasi Pilkada Pematangsiantar Minim

Januari Hutabarat
16/11/2016 19:07
Partisipasi Pilkada Pematangsiantar Minim
(Ilustrasi)

PEMILIHAN Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara, yang dilangsungkan, Rabu (16/11) siang tadi, berjalan sepi. Kehadiran pemilih tak sampai 50% dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 188.313 orang.

Partisipasi yang minim membuat petugas TPS semakin cepat menyelesaikan tugasnya di lapangan. Pemungutan suara dimulai pada pukul 08.00 WIB, penghitungan suara sudah selesai pada pukul 14.30 WIB.

Hasil pantauan Media Indonesia di lapangan, minat untuk memilih dari warga memang minim. Warga lebih memilih melanjutkan aktivitasnya ketimbang meluangkan waktu beberapa menit ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.

Di sisi lain, salah satu calon pilkada Pematangsiantar, Teddy Robinson Siahaan mengatakan pelaksanaan pemungutan suara tidak fair. Menurutnya banyak pelanggaran di lapangan yang merugikan pasangan calon di luar petahana.

"Pemungutan suara ini tidak fair dan tidak adil," ujanya seraya menyebutkan kalau salah satu pasangan calon mengamuk di salah satu TPS.

Ia menyebut pelaksanaan Pilkada Pematangsiantar harus ditinjau ulang demi tercapainya keadilan serta kepastian hukum.

Sementara itu, Kepala Seksi Penanganan Masalah KPU Pematangsiantar Ida Pakpahan mengatakan selama pelaksanan pemungutan suara pihaknya belum menerima laporan pelanggaran dari lapangan. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya