Lahan Tergenang Banjir, Petani Pangandaran Terancan Gagal Tanam

Kristiadi
15/11/2016 22:46
Lahan Tergenang Banjir, Petani Pangandaran Terancan Gagal Tanam
(ANTARA FOTO/Siswowidodo)

HUJAN deras yang terus terjadi mengakibatkan aliran Sungai Citanduy meluap hingga mengenangi ratusan hektare areal pesawahan di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Kondisi tersebut membuat petani terancam tidak bisa memaksimalkan masa tanam benih padi.

Kepala Seksi Tanaman Pangan Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Kelautan Pertanian Kehutanan (DKPK) Kabupaten Pangandaran, Rusyana mengatakan kegagalan masa tanam amat mungkin terjadi karena lokasi areal pesawahaan masih terendam luapan air sungai Citanduy.

"Areal pesawahan yang ada seluas 16.374 hektare, yang sudah melaksanakan tanam seluas 16.253 hektare. Sisanya belum melakukan tanam," kata dia Selasa (15/11).

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura DKPK Kabupaten Pangandaran Tata Sujana mengatakan keterlambatan masa tanam tersebut dipastikan menjadi ancaman pada kebutuhan pangan di masyarakat.

Untuk mengantisipasi hal itu, pemkab akan berupaya agar areal pesawahan yang telah melaksanakaan masa tanam bisa dimaksimalkan.

"Sistem tanam legowo dua dan legowo empat diyakini akan menjadi solusi kekurangan pangan di masyarakat, karena dapat mengantisipasi serangan hama dan menghasilkan produksi tanam yang bagus," ujarnya.

Tata mengungkapkan, pihaknya juga akan berupaya agar masyarakat yang tidak bisa tanam benih padi bisa beralih ke komoditas lain seperti menanam benih jagung, singkong dan palawija lainnya sambil menunggu areal persawahan surut dari aliran Sungai Citanduy.

"Kami meminta petani yang tidak bisa menanam benih padi bisa beralih ke tanaman lainnya sebagai penganti terutama untuk meningkatkan ketahanan pangan agar kehidupan masyarakat tetap sejahtera," tutupnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya