Tunjukkan sebagai Partai Keren, NasDem Gelar Kirab di Bali

Arnoldus Dhae
14/11/2016 10:15
Tunjukkan sebagai Partai Keren, NasDem Gelar Kirab di Bali
(MI/Djoko Sardjono)

DEWAN Pengurus Wilayah (DPW) Parta NasDem Bali menggelar Kirab Persada Indonesia, Minggu (13/11) yang diikuti ratusan kader partai. Kirab yang melibatkan sekitar 500 mobil berbendera Partai NasDem itu mengunjungi 9 kabupaten dan kota di Bali.

Selain mengunjungi 9 kabupaten dan kota dan diterima langsung oleh kepala daerah setempat, ratusan kader juga menggelar persembahyangan di tujuh pura di Bali serta tabur bunga di Tamam Makam Pahlawan Margarana Kabupaten Tabanan Bali.

Pura terakhir yang dikunjungi ialah Pura Uluwatu yang terletak paling selatan Pulau Bali yakni di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Di perhentian terakhir tersebut, ratusan kader partai diterima oleh Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa sekaligus menutup acara Kirab Persada Indonesia Partai NasDem Bali.

Enam pura lain yang dikunjungi ialah Pura Air Jeruk Gianyar, Pura Kehen Bangli, Pura Goa Lawa Klungkung, Pura Pulaki Buleleng, Pura Rambut Siwi Jembrana, dan Pura Jagatnatha Jembrana.

Ketua DPW Partai NasDem Bali IB Oka Gunastawa mengakui perjalanan politis dan spiritual yang dilakukan oleh ratusan kader militan Partai Nasdem Bali mampu membawa kekuatan spirit baru bagi partai.

"Kirab Persada Indonesia kali ini bukan kirab biasa. Lebih dari 500 kendaraan ikut kirab dan semuanya bertuliskan bertuliskan 'Sing Nasdem Sing Keren'. Kita ingin menunjukan ke publik bahwa Partai Nasdem adalah partai yang keren," jelas Oka di Denpasar, Senin (14/11).

"Kita menolak mahar politik, dana aspirasi, dana saksi, bepergian keluar negeri, tunjangan yang berasal dari APBN dan APBD, juga tidak melindungi kader yang korupsi dan seterusnya. Masih ada rakyat yang lebih membutuhkan uang-uang tersebut. Jadi di sinilah letak kerennya Partai NasDem," sambungnya.

Menurutnya, Kirab Persada Indonesia ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran tagline baru "Sing NasDem Sing Keren" di Bali. Oka mengakui, tema besar Restorasi Indonesia terlalu berat di tataran akar rumput dan hanya segelintir orang yang bisa menjelaskannya.

'Sing NasDem sing keren" menjadi operasional dari Restorasi Indonesia dan bisa dijelaskan dengan konsep yang sangat sederhana, komunikatif dan mudah dipahami. Semua kader diharapkan bisa menjelaskannya dengan bahasanya sendiri. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya