Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang mengguyur Kota Bandung, Jawa Barat, pada pukul 12.00 WIB kemarin merendam sejumlah kawasan.
Tak hanya menutup permukaan jalan-jalan utama, Stasiun Kereta Api Bandung di Jalan Stasiun Timur juga terendam air sedalam 50 sentimeter.
Air juga membasahi ruang tunggu penumpang di bagian depan.
Sejumlah penumpang terpaksa beralih menggunakan mobil umum.
Manajer Humas PT KAI Daop II Bandung Ilud Siregar mengatakan enam jalur rel di Stasiun Bandung seluruhnya terendam dan operasional pun harus dihentikan sementara.
Imbas banjir, KA Serayu jurusan Bandung-Pasar Senen dan Bandung-Purwokerto tertahan di sinyal masuk arah Ciroyom dan Cikudapateuh.
Selain itu, KRD jurusan Ciroyom-Cicalengka dan Padalarang-Bandung tertahan di Cimindi dan Cikudapateuh.
KA jurusan Pasar Senen, imbuh Ilud, terlambat 125 menit dan KA jurusan Purwokerto terlambat 45 menit.
Belasan petugas dikerahkan untuk memperlancar saluran air dengan membersihkannya dari sampah dan material seperti lumpur dan batu.
"Air sudah mulai surut. Kita pun terus berupaya memperlancar salurannya (air)," kata Ilud.
Menurut Djuhaendi, salah seorang manol (pemberi jasa angkut barang) di Stasiun Bandung, selama dirinya bertugas sejak 1983, kejadian itu baru yang pertama kali.
"Baru pertama kali, sebelumnya enggak pernah," katanya.
Tidak hanya itu, Terminal Bus Leuwipanjang, Kota Bandung, juga terendam air sedalam 40 cm hingga mengakibatkan ratusan penumpang telantar.
Akses lalu lintas juga terhambat karena lima pohon tumbang.
"Pohon tumbang di Jalan Stasiun Timur menimpa tiga mobil angkutan kota dan satu mobil pribadi," sebut Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung Arif Prasetya.
Banjir juga melanda kawasan Cikampek dan menyebabkan ratusan penumpang di Stasiun Cikampek telantar.
KA Tawang Jaya (Semarang Poncol-Senen) dan KA (Tegal Bahari-Gambir) tertahan tanpa ada informasi yang jelas dari pihak stasiun.
"Sudah setengah jam lebih kami tertahan," tutur Ajid, penumpang KA. Tawang Jaya.
Waduk meluap
Limpasan air Waduk Saguling di Bandung Barat menyebabkan sebanyak 15 kepala keluarga di Desa Cihea, Cianjur, harus mengungsi.
Tak hanya Waduk Saguling, luapan air di hulu Sungai Citarum menyebabkan air Waduk Jatiluhur di Purwakarta meluap dan merendam sejumlah kampung di sekitarnya.
Di Tasikmalaya, kuatnya arus sungai menyebabkan satu korban hilang terseret oleh arus Sungai Ciwulan dan masih dalam pencarian.
Banjir juga melumpuhkan Kota Sampang, Jatim.
Empat desa dan dua kelurahan terendam oleh air luapan Kali Kemuning, satu-satunya sungai yang melintasi Sampang.
Kawasan pertokoan ditutup dan siswa dipulangkan dari sekolah.
Dari Sulsel, sebanyak 60 rumah di Kabupaten Sidenreng Rappang dilaporkan rusak diterjang puting beliung dalam waktu 5 menit.
"Bencana kali ini termasuk yang paling parah. Beruntung, tidak ada korban," jelas Kepala BPBD Sidrap, Siara Barang.
Sejumlah daerah seperti Jambi dan Sumsel menyatakan siaga bencana dalam merespons makin tingginya intensitas hujan.
Terkait dengan berbagai bencana yang melanda Indonesia, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei kembali menegaskan keterlibatan masyarakat guna mengurangi risiko bencana merupakan hal mutlak.
(Tim/N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved