Jembatan Baru Segera Dibangun

CS/BB/LD/N-3
08/11/2016 01:01
Jembatan Baru Segera Dibangun
(ANTARAOky Lukmansyah)

PEMERINTAH Kabupaten Karawang, Jawa Barat, segera membangun jembatan baru untuk menghubungkan kampung nelayan di Desa Ciparagejaya, Kecamatan Tempuran, Karawang.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Karawang, Acep Jamhuri, mengatakan jembatan penghubung tersebut ditargetkan akan selesai akhir tahun ini.

"Saat ini kami masih melakukan survei untuk konstruksi dengan menghitung kedalaman guna memasang tiang-tiang," ucap Acep kepada Media Indonesia, kemarin.

Dia menjelaskan jembatan yang akan dibangun akan menghabiskan anggaran sekitar Rp200 juta, dengan lebar 2 meter dan panjang sekitar 62 meter.

Sebelumnya, jembatan yang ada sudah rusak karena dihantam tongkang.

"Jembatan itu dibangun sekitar 2000-an, kemudian sempat tertabrak tongkang. Lalu jembatan itu roboh setelah diguyur hujan deras dan arus air yang deras," tambahnya.

Dari Sukabumi, pemerintah kabupaten setempat mempercepat peningkatan infrastruktur jalan untuk mendongkrak pengembangan pariwisata.

Salah satu daerah pariwisata unggulan di Kabupaten Sukabumi ialah Geopark Ciletuh-Palabuhanratu di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas.

"Pemprov Jabar sudah memberikan jawaban adanya percepatan peningkatan infrastruktur jalan melalui penetapan Geopprak Ciletuh yang terus didorong menjadi UNESCO Global Geopark," kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.

Sebetulnya, lanjut Marwan, prioritas awal pembangunan di Kabupaten Sukabumi ialah sektor pertanian karena luasnya lahan perkebunan dan pertanian.

"Konsentrasi utama kita sekarang sektor pariwisata. Infrastruktur yang selalu menjadi perhatian kita saat ini terus digenjot untuk mendukung pengembangan pariwisata," tukasnya.

Pada bagian lain, Pemkab Purbalingga, Jawa Tengah, segera membangun jembatan darurat untuk mengganti jembatan penghubung di Desa Makam, Kecamatan Rembang, yang putus pada akhir pekan lalu.

Jembatan tersebut sangat vital bagi penduduk di desa tersebut.

"Saya sudah minta agar segera dibangun jembatan darurat. Jembatan tersebut berupa jembatan besi yang dimiliki oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Purbalingga," jelas Bupati Purbalingga, Tasdi.

Untuk penanganan permanen, pemkab bakal memasukkannya dalam APBD 2017.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya